Baca Juga: Tidak Pro Masyarakat, Mahasiswa Desak Reformasi Total Kejari Tangsel
Pemkot Tangsel, lanjut Pilar, berperan aktif dalam capaian tersebut melalui berbagai program layanan kesehatan, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis yang rutin dilakukan di berbagai titik fasilitas kesehatan.
“Skrining ini penting dilakukan karena bisa mendeteksi lebih cepat agar penanganan segera dilakukan. Kita di Tangsel terus mengoptimalkan program cek kesehatan gratis agar kasus baru bisa ditekan,” jelas Pilar.
Ajak Masyarakat Lebih Peduli Kesehatan
Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia, baik untuk skrining maupun pengobatan.
Baca Juga: Masjid Abu Bakar Shiddiq Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H
Pilar menekankan bahwa upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa partisipasi aktif dari warga.
“Kami optimistis dengan komitmen lintas sektor, angka TBC di Tangsel bisa terus ditekan. Namun yang terpenting adalah kesadaran masyarakat untuk peduli pada kesehatan diri sendiri dan lingkungan,” ujarnya.
Dengan langkah ini, Pemkot Tangsel berharap kasus TBC dapat terus menurun, sekaligus memperkuat posisi Banten sebagai provinsi dengan capaian skrining terbaik di Indonesia.
(***)
Artikel Terkait
Belajar dari Jepang, Korea, dan Finlandia: Membenahi Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia
Atasi Masalah Banjir di Puri Bintaro Indah, Pemkot Tangsel Bangun Long Storage, Tandon dan Perbaiki Saluran Air
95 Guru PAUD Tangsel Dapat Beasiswa dan Bantuan Pendidikan S1, Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak.
MoU PT PALYJA Tirta Tangsel dan Perseroda PITS Senilai Triliunan Rupiah Digelar Tertutup untuk Media
Menkeu Purbaya Akan Menarik APBN sebesar 71 Triliun jika BGN tak mampu menyerap anggaran untuk MBG, ini Kata Pratiksi Hukum