Kontroversi Tunjangan DPRD Tangsel: Rumah Pribadi Ada, Duit Puluhan Juta Tetap Mengalir

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Selasa, 16 September 2025 | 11:38 WIB
DPRD Kota Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan publik.
DPRD Kota Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan publik.

 

Baca Juga: Pemkot Tangsel Dukung Perseroda PITS Kembangkan SPAM Kali Angke dan Cisadane

Fasilitas Transportasi Berlapis

Selain rumah dan komunikasi, fasilitas transportasi DPRD Tangsel juga dipandang janggal. 

Anggota dewan mendapatkan mobil dinas berikut biaya BBM, tetapi tetap menerima tunjangan transportasi hingga biaya sewa kendaraan ketika kunjungan kerja.

“Publik bisa melihat betapa istimewanya anggota DPRD. Padahal, di sisi lain warga masih menghadapi persoalan pelayanan dasar,” lanjut Egi.

Tuntutan Evaluasi dan Audit

Dengan berbagai keistimewaan tersebut, Egi menilai DPRD Tangsel perlu segera dievaluasi. 

Baca Juga: Polemik Pembangunan Gedung Yayasan Shekinah Glory di Serpong, Benarkah Akan Jadi Gereja?

“Harus ada audit dan rasionalisasi. DPRD bukan lembaga untuk memamerkan kemewahan, melainkan representasi rakyat. Jika fasilitasnya berlebihan, masyarakat wajar kecewa,” ujarnya menegaskan.

Hingga berita ini diturunkan, Wahyudi, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Tangerang Selatan, belum memberikan tanggapan. Konfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp masih diabaikan.

Kini publik menunggu respons DPRD Tangsel: apakah kritik terkait gaji dan tunjangan ini akan dijawab dengan langkah konkret, seperti menunda atau mengurangi alokasi tunjangan tertentu, atau tetap berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X