Tasyakuran sebagai Identitas Kebangsaan
Pilar menambahkan, tradisi tasyakuran menjadi identitas kebangsaan yang mengakar di masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Meriah! PWI Tangsel Rayakan HUT RI ke 80 dengan Lomba Unik, Ketua Tegaskan Kekompakan Anggota
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga membangun kesadaran kolektif bahwa perjuangan tidak berhenti setelah merdeka, melainkan berlanjut dalam bentuk pembangunan yang adil dan berkelanjutan.
“Indonesia sudah 80 tahun merdeka, tetapi perjuangan kita belum selesai. Kita harus terus melangkah bersama, membangun bangsa dengan nilai gotong royong yang diwariskan para pahlawan,” kata Pilar menutup sambutannya.
(***)
Artikel Terkait
Serangan DDoS Ancam Kemerdekaan Pers: Puluhan Media Angkat Kasus Korupsi RSUD Tigaraksa Lumpuh Diserang Hacker
LAPOR JENDERAL! Menjelang HUT RI ke-80, Rakyat Kecil Kian Jauh dari Merdeka Secara Ekonomi
Menteri Komdigi Dicurigai Cari Muka ke Operator Seluler, Hak Digital Rakyat di Ujung Tanduk
Semarak HUT ke-80 RI di Tangsel: Benyamin Davnie Ikut Lomba 17 Agustus Bareng Forkopimda, Tebar Semangat Persatuan Ciputat
Survei Index Politica: Kepercayaan ke Presiden Tinggi, Publik Tolak Rangkap Jabatan di BUMN