Kesenjangan ini ibarat bendera yang setengah tiangnya hilang: gagah di atas, compang-camping di bawah.
Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremonial, Pesta kemerdekaan tentu penting sebagai simbol persatuan bangsa.
Namun, jika hanya menjadi ritual tahunan tanpa evaluasi mendalam terhadap kesejahteraan rakyat, makna perjuangan akan terkikis.
Kemerdekaan sejati bukan sekadar terbebas dari penjajahan fisik, melainkan juga dari belenggu kemiskinan, ketimpangan pendidikan, dan minimnya lapangan kerja.
Baca Juga: Tangsel Tuntaskan 70% Pembangunan Tandon Puri Bintaro Indah, Solusi Nyata Atasi Banjir Ciputat
Tanpa itu, slogan “Merdeka!” hanya akan menjadi gema kosong di tengah derita rakyat.
Lapor Jenderal: Tuntutan Rakyat untuk Aksi Nyata
Menjelang HUT RI ke-80, rakyat kecil berharap ada langkah konkret dari pemerintah.
Merdeka secara ekonomi berarti setiap warga negara mampu hidup layak, sejahtera, dan mandiri tanpa bergantung pada belas kasihan bantuan sesaat.
Jika tidak, pesta kemerdekaan hanyalah hiasan indah di permukaan, sementara di bawahnya luka rakyat terus menganga.
(***)
Artikel Terkait
Gaji PPPK 2024 di Pandeglang Cair Lewat Bank Banten, Bupati Janji Perluas Manfaat untuk Masyarakat
Semarak Kemerdekaan RI ke-80 di Tangsel, Warga Taman Giri Loka Gelar Fun Walk & Bazar UMKM Meriah Hadirkan Wali Kota
Puluhan Atlet Tenis Meja Perempuan Adu Skill, Pemkot Tangsel Janji Dukung Penuh Ajang PTMP
Proyek Long Storage Pondok Pucung 2: Pengecoran Diduga Abaikan Standar Teknis, Warga Khawatir Jadi Temuan BPK
Pemkot Tangsel & KPK Teken Komitmen Antikorupsi: Dorong Transparansi, Jaga Integritas dari Akar Rumput