Pamulang, bidiktangsel.com – Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) angkatan 2022 yang tengah menjalani KKN Tematik ke-45 di tahun 2025 menjadikan Kampung Pemulung, Kelurahan Pondok Benda, Kota Tangerang Selatan sebagai pusat inovasi pemberdayaan masyarakat.
Mengusung tema “Implementasi Teologi Al-Ma’un: Mahasiswa Unggul Berdaya Saing, Global, Berkarya untuk Masyarakat”, program ini tak berhenti pada kegiatan sebulan penuh, melainkan dirancang sebagai gerakan berkelanjutan.
Ketua kelompok KKN, Ahmad Tamjidillah Jarawadu, menegaskan bahwa pengabdian kali ini menyentuh lima pilar utama: pendidikan, kesehatan, ekonomi, keagamaan, dan sosial lingkungan.
“Kami ingin melihat perkembangan masyarakat secara nyata, terutama anak-anak dan ibu-ibu yang menjadi sasaran pembelajaran. Ini bukan sekadar kegiatan sekali jalan, tapi kesinambungan,” ungkap Tamjidillah.
Sentuhan Pendidikan dan Kemandirian Ekonomi
Di bidang pendidikan, mahasiswa mengajar anak-anak yang belum mengenyam sekolah formal dan memberikan kelas mengaji setiap sore. Malam harinya, giliran para ibu belajar membaca Al-Qur’an untuk menghapus buta huruf Al-Qur’an.
Dalam sektor ekonomi dan lingkungan, warga menerima bibit ikan dan sayuran untuk mendorong kemandirian pangan.
Program ini menjadi alternatif nyata mengatasi kesulitan ekonomi tanpa ketergantungan pada bantuan instan.
Ketua RT 06 RW 05 Pondok Benda, Tatang, mengapresiasi langkah UMJ.
“Kegiatan ini ibarat memberi kail, bukan memberi ikan. Warga jadi belajar mandiri, bukan menunggu bantuan,” ujarnya.
Baca Juga: Puluhan Atlet Tenis Meja Perempuan Adu Skill, Pemkot Tangsel Janji Dukung Penuh Ajang PTMP
Tatang menambahkan, dari 83 kepala keluarga di wilayahnya, mayoritas adalah pendatang dengan tingkat pendidikan rendah.
Artikel Terkait
Skandal Korupsi DLH Tangsel: Empat Tersangka Diduga Rugikan Negara Rp21,68 Miliar, Segera Disidangkan
Siswa SMK Letris 2 Pamulang Terima Klaim Asuransi Siswakoe BUMIDA Usai Kecelakaan, Santunan Capai Puluhan Juta Rupiah
DJP Banten Sita Aset Rp3,3 Miliar dari 18 Penunggak Pajak, Tunggakan Capai Rp27,9 Miliar
Merinding! Tangsel Siapkan Bendera Merah Putih Raksasa Sambut 80 Tahun Kemerdekaan
P3S Soroti Maruarar Sirait: Menteri Perumahan Jangan Ambil Peran Komisioner BP Tapera