Warga Kencana Loka Blokir Proyek Yayasan Tak Ber-IMB, Tuding Jadi Pemicu Banjir

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 5 Juli 2025 | 21:33 WIB
Perwakilan warga, usai mediasi yang digelar di Kantor Kelurahan Rawa Mekar Jaya
Perwakilan warga, usai mediasi yang digelar di Kantor Kelurahan Rawa Mekar Jaya

Baca Juga: Menteri UMKM Maman Abdurrahman Klarifikasi ke KPK: Satu Rupiah pun Tak Gunakan Uang Negara

Tuntutan tersebut antara lain:

  • Pembangunan dan perbaikan drainase yang memadai di sekitar lokasi proyek;
  • Pembersihan sampah dan pohon yang mengganggu akses jalan;
  • Pembersihan jalan dari lumpur dan material proyek;
  • Koordinasi aktif antara pihak proyek, pemerintah, dan warga.

Rocky menegaskan bahwa akses jalan menuju lokasi proyek akan tetap diblokir hingga seluruh tuntutan dipenuhi secara nyata.

“Itu keputusan warga. Kalau belum ada perbaikan nyata, jangan buka jalan dulu. Kami tidak mau banjir terulang lagi,” tegasnya.

Lurah Dukung Aspirasi Warga, Komitmen Tertulis Sudah Disepakati

Lurah Rawa Mekar Jaya, Rahmat Kurnia, menyampaikan dukungannya terhadap aspirasi dan kekhawatiran warga. 

Baca Juga: Wah Gawat! Polisi Grebek Gudang Penampung Barang Kedaluwarsa di Serpong

Dalam mediasi tersebut, pihak kelurahan ikut menandatangani surat komitmen bersama antara warga dan pengelola proyek.

“Lurah mendukung agar semua berjalan baik. Komitmennya sudah tertulis dan ditandatangani. Tinggal realisasi dari pihak proyek,” tutur Rocky mengutip pernyataan Lurah Rahmat.

Warga berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan secara menyeluruh agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan dan menjaga harmonisasi sosial di lingkungan mereka.

Baca Juga: Realisasi Investasi Triwulan I 2025 di Tangsel Lampaui Target, Sinyal Positif Bagi Iklim Usaha

Sorotan terhadap Izin dan Pengawasan Pembangunan

Kasus di Kencana Loka kembali menyoroti lemahnya pengawasan terhadap proyek pembangunan di kawasan permukiman.

Minimnya transparansi, ketiadaan IMB, serta kelalaian dalam memenuhi standar teknis seperti sistem drainase, menjadi titik kritis yang harus segera ditangani pemerintah daerah.

Baca Juga: Tembok Pembatas Apartemen Roboh, Timpa Rumah Warga di Lengkong Gudang Timur: Dua Rumah dan Tiga Kosan Rusak

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X