BidikTangsel.com – Tangerang Selatan. Upaya memperkuat sistem perlindungan anak terus digalakkan oleh berbagai elemen masyarakat dan institusi negara.
Salah satunya terlihat dalam pertemuan hangat antara Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor D.H. Inkiriwang, S.H., S.I.K., M.Si., dengan Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Dr. Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto, pada Jumat (20/6) sore.
Silaturahmi yang berlangsung di kediaman Kak Seto, kawasan Cirendeu Permai, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan ini dihadiri juga oleh jajaran Polres Tangsel, termasuk Kapolsek Ciputat Timur, Kasat Reskrim, Kasi Humas, Kasi Propam, dan Kanit PPA Sat Reskrim.
Membangun Kota yang Layak Anak
Dalam suasana penuh keakraban, dialog antara Kapolres dan Kak Seto mengangkat isu-isu strategis seputar perlindungan anak di wilayah hukum Tangerang Selatan.
Kapolres Tangsel memaparkan program unggulan bertajuk CETAR (Cegah Tawuran Antar Pelajar) yang menjadi bagian dari pendekatan preventif Polri dalam melindungi anak-anak dari potensi kekerasan dan kenakalan remaja.
“Lewat program CETAR, kami aktif terjun ke sekolah-sekolah bersama lima pilar—TNI, Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat dan agama, serta kalangan akademisi. Tujuannya adalah memberikan edukasi, pembinaan karakter, dan motivasi langsung kepada para pelajar,” ungkap AKBP Victor.
Langkah ini merupakan bentuk konkret kepedulian Polres Tangsel dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sehat, dan ramah anak.
Program CETAR tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga penguatan moral dan keterlibatan sosial sebagai pilar utama pencegahan.
Dukungan dari Kak Seto dan LPAI
Kak Seto menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan apresiasinya atas kepedulian Polres Tangsel terhadap perlindungan anak.
Menurutnya, sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga perlindungan anak sangat vital dalam mewujudkan kota yang benar-benar layak anak.
“Sebagai Ketua Umum LPAI, saya sangat mengapresiasi program yang digagas oleh Polres Tangsel. Ini membuktikan komitmen nyata dalam menjadikan Tangsel sebagai kota yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak,” ujar Kak Seto.
Artikel Terkait
Distribusi MBG Berupa Bahan Mentah di Tangsel Viral, Ini Klarifikasi Dinas dan Pihak Sekolah
Publik Curiga Kejati Banten “Masuk Angin”, Lambannya Penanganan Dugaan Korupsi Sampah di DLHK Tangsel
Uji Coba Sistem Barcode Persyaratan PBG, DCKTR Tangsel Dorong Layanan Perizinan Bangunan Lebih Transparan dan Efisien
Perkuat Daya Saing Indonesia, APINDO dan IASE Luncurkan Pelatihan Bersertifikat Australia
Dampak Efisiensi Anggaran Publikasi: Nasib Media Lokal di Tengah Tekanan Kebijakan