Baca Juga: Semangat Idul Adha: DJP Banten Salurkan 1.293 Paket Daging Kurban untuk Warga dan Pegawai Nonorganik
Program jemput bola layanan adminduk di sekolah menjadi solusi konkret menghadapi tantangan teknis SPMB Online 2025.
Selain mempercepat pemenuhan dokumen syarat pendaftaran, kebijakan ini memperlihatkan bagaimana pelayanan publik bisa hadir secara aktif, bukan pasif.
Dengan sistem daring yang semakin masif digunakan, keberadaan dokumen kependudukan yang valid menjadi krusial.
Ke depan, upaya seperti ini perlu diperluas dan disinergikan dengan layanan digital lainnya untuk membentuk ekosistem pendidikan dan administrasi yang inklusif dan adaptif.
“Kami berharap program ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh sekolah dan masyarakat. Semakin lengkap dokumennya, semakin mudah proses pendaftaran anak-anak kita ke sekolah,” tutup Dwi.
(***)
Artikel Terkait
“Pemberitaan Itu Hoaks”: Gubernur Papua Barat Daya Klarifikasi Isu Kerusakan Lingkungan di Pulau Gag
Kedatangan Timnas Indonesia di Jepang Disambut Meriah: Bukti Kuatnya Dukungan Diaspora Garuda
Tim JOSS DPMPTSP Tangerang Selatan Hadirkan Event Eksklusif: Dorong Investasi dan Peluang Karir di Serpong
STASA Gallery Resmi Dibuka di Ciater Serpong: Dedikasi untuk Kemajuan Seni Rupa Indonesia
Workshop Rumah MARIMBA 3 di Kampung Cipurun: Inovasi Literasi Anak dan Mitigasi Bencana di Daerah Rawan