Baca Juga: #IngatNomorDarurat: Upaya Damkar Tangsel Edukasi Masyarakat tentang Pentingnya Nomor Darurat
Tahap 2 – Jalur Mutasi (5%) & Prestasi (25%), Pendaftaran & Verifikasi: 1–3 Juli 2025, Pengumuman: 4 Juli 2025 dan Daftar Ulang: 5 Juli 2025.
Tahap 3 – Jalur Afirmasi & Disabilitas (30%), Pendaftaran & Verifikasi: 7–9 Juli 2025 dan Pengumuman: 10 Juli 2025 serta Daftar Ulang: 11 Juli 2025.
Adapun jadwal pendaftaran SPMB tingkat SD Negeri di Kota Tangsel:
Pendaftaran: 3–14 Juni 2025, Pengumuman: 23 Juni 2025, Daftar Ulang: 24–25 Juni 2025 dan Hari Pertama Sekolah: 14 Juli 2025.
Baca Juga: iQOO Z10: Inovasi Baterai 7300 mAh, Desain Quad Curved, dan Performa Andal di Kelas Menengah
Strategi Kolaboratif Antarlembaga
Program jemput bola ini merupakan contoh nyata kolaborasi antara Disdukcapil dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tangsel.
Tujuannya, memastikan setiap anak yang memenuhi syarat administratif dapat mengikuti proses SPMB tanpa hambatan dokumen.
Langkah ini juga mendukung peningkatan cakupan identitas kependudukan anak, yang masih menjadi pekerjaan rumah banyak daerah di Indonesia.
Selain itu, kebijakan ini mendekatkan pelayanan publik ke masyarakat, memotong birokrasi, dan mengurangi antrean di kantor layanan.
Pusat Informasi dan Bantuan Resmi
Untuk menghindari kebingungan masyarakat, Disdikbud Tangsel menyediakan dua nomor hotline resmi: ???? Humas Disdikbud Tangsel: 0857-7308-5730 ???? Hotline SPMB SMP Dikbud Tangsel: 0822-1096-8066
Selain di kantor pusat, layanan adminduk juga tersedia di gerai pelayanan, kantor kelurahan, dan kecamatan di seluruh wilayah Tangsel.
Artikel Terkait
“Pemberitaan Itu Hoaks”: Gubernur Papua Barat Daya Klarifikasi Isu Kerusakan Lingkungan di Pulau Gag
Kedatangan Timnas Indonesia di Jepang Disambut Meriah: Bukti Kuatnya Dukungan Diaspora Garuda
Tim JOSS DPMPTSP Tangerang Selatan Hadirkan Event Eksklusif: Dorong Investasi dan Peluang Karir di Serpong
STASA Gallery Resmi Dibuka di Ciater Serpong: Dedikasi untuk Kemajuan Seni Rupa Indonesia
Workshop Rumah MARIMBA 3 di Kampung Cipurun: Inovasi Literasi Anak dan Mitigasi Bencana di Daerah Rawan