Baca Juga: 100 Hari Kepemimpinan Benyamin-Pilar: Antara Janji Politik dan Kenyataan Kota Tangerang Selatan
Selain itu, salah satu peserta aksi juga sempat menunjuk-menunjuk ke arah salah satu awak media dengan tendensi ucapan yang mengintimidasi.
Merasa tak terima, salah satu wartawan berinisial D langsung menyangkal perkataan salah satu mahasiswa tersebut.
Ia menilai hal yang diungkapkan oleh salah satu peserta aksi diduga menjadi bentuk intimidasi.
"Dari awal dia bilang sambil nunjuk-nunjuk kalo media jangan beritakan yang gak benar. Terus di akhir dia nunjuk-nunjuk lagi ke arah wartawan dengan nada seperti itu. Seolah seperti mengintimidasi wartawan. Kita wartawan mengerti, kami pun kerja dilindungi undang-undang. Tidak bisa dia seperti itu," singkat.
Tak lama kemudian, keduanya pun langsung meninggalkan gedung. (***)
Artikel Terkait
Diskominfo Tangsel Pastikan Tak Ada Permasalahan Server pada SPMB 2025, Ini Strategi dan Antisipasinya
Infrastruktur Terkapar Akibat Luapan Air, Serpong Lagoon Tangsel Jadi Sorotan Serius Pemkot
Diduga Akibat Perselisihan di Jalan, Siswa SMKN 1 Tangsel Disabet Mistar Besi dan Terluka
Wakil Wali Kota Tangsel Dihadang Warga Terdampak Banjir di Serpong Lagoon
Sektor Jasa Keuangan di DKI Jakarta dan Banten Tumbuh Positif, Stabil, dan Resilien