Serpong, bidiktangsel.com — Penumpukan sampah yang mencemari lingkungan Pasar Cantik Ciputat bukan lagi sekadar masalah kebersihan, tetapi telah menjadi cerminan darurat tata kelola pengelolaan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Dalam beberapa hari terakhir, kondisi pasar yang kumuh dan dikelilingi sampah memantik keluhan warga dan pedagang, serta ramai diperbincangkan di media sosial.
Masalah ini mengemuka di tengah fakta bahwa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang kini dalam kondisi overcapacity.
Kepala UPT TPA Cipeucang, Desna Gera Andika, mengungkapkan bahwa keterbatasan daya tampung TPA menjadi hambatan utama dalam pengangkutan sampah dari seluruh wilayah Tangsel, termasuk dari kawasan pasar.
“Dulu TPA masih longgar, sekarang hampir penuh. Kami harus atur distribusi agar pelayanan tetap berjalan, meski tidak bisa langsung dalam jumlah besar,” jelas Desna saat diwawancarai tim Bidiktangsel.com.
Baca Juga: Bupati Pandeglang Serahkan SK CPNS Formasi 2024: Dorong Inovasi dan Integritas ASN Muda
Krisis Sampah Pasca-Lebaran dan Dampak Langsung di Pasar Cantik
Penumpukan sampah di Pasar Cantik Ciputat disebut sudah terjadi selama lebih dari dua tahun, namun eskalasi krisis ini meningkat tajam pasca-Lebaran 2025.
Volume sampah melonjak sementara distribusi ke TPA harus dijadwal ulang karena keterbatasan ruang.
Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi di pasar. Pedagang mengeluhkan bau menyengat dan berkurangnya jumlah pembeli.
Baca Juga: FLS2N Pandeglang Tanamkan Nilai Perjuangan, Kreativitas, dan Cinta Budaya Sejak Dini
Warga sekitar pun khawatir akan potensi penyebaran penyakit akibat lalat dan limbah organik yang membusuk.
Artikel Terkait
Tragedi di Apartemen: Seorang Pria Ditemukan Tewas Diduga Bunuh Diri, Polisi Masih Selidiki Penyebab
Pemkot Tangsel Gencarkan Operasi Bersih di Pasar Cantik Ciputat: Edukasi Kebersihan dan Pengurangan Sampah Plastik Jadi Fokus
Transformasi Digital Pendidikan: SPMB 2025 SD Negeri di Tangsel Siap Dilaksanakan Online
DCKTR Tangsel Segera Bangun Infrastruktur Tangsel Mei 2025, Ada Gedung Farmasi hingga Sekolah
Kelurahan Terbaik: Benda Baru Raih Peringkat 2 se-Tangerang Selatan, Lurah Ajak Seluruh Elemen Terus Berinovasi