FLS2N Pandeglang Tanamkan Nilai Perjuangan, Kreativitas, dan Cinta Budaya Sejak Dini

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 15 Mei 2025 | 20:43 WIB
Bupati Dewi : FLS2N Pandeglang Ajarkan Anak Didik Arti Perjuangan, Kreativitas dan Budaya
Bupati Dewi : FLS2N Pandeglang Ajarkan Anak Didik Arti Perjuangan, Kreativitas dan Budaya

Pandeglang, bidiktangsel.com — Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun 2025 resmi digelar di Kabupaten Pandeglang.

Acara yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Horison Altama, Rabu (14/5/2025), ini dibuka langsung oleh Bupati Pandeglang, Dewi Setiani.

Dalam sambutannya, Bupati Dewi menekankan bahwa FLS2N bukan sekadar ajang kompetisi seni, tetapi juga wadah strategis untuk menanamkan nilai perjuangan, kreativitas, dan penghargaan terhadap budaya bangsa sejak dini kepada peserta didik.

Baca Juga: Pandeglang Matangkan Persiapan Lomba Posyandu Nasional 2025, Bupati Dewi Setiani Tegaskan Komitmen Tangani Stunting

“FLS2N adalah ekspresi seni, inspirasi bagi negeri. Di sinilah anak-anak diberi ruang untuk berkreasi, belajar memahami proses, serta memaknai arti perjuangan dan kerja keras,” ujar Dewi Setiani.

Ia menambahkan, melalui proses kompetisi yang sehat, anak-anak tidak hanya diajarkan untuk tampil dan menang, tetapi juga untuk menerima kekalahan dengan lapang dada dan menjadikannya pelajaran berharga dalam perjalanan hidup mereka.

“Dari kegiatan ini kita harapkan lahir generasi muda yang tak hanya berbakat, tapi juga memiliki karakter kuat, menghargai budaya lokal, dan mampu bersaing secara global,” imbuhnya.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan Pimpin Kickoff Proyek Strategis PSEL Tangsel, Target Rampung 3,5 Tahun

Ajang Pemersatu Budaya dan Pembentukan Karakter Anak

FLS2N tahun ini diikuti oleh 350 siswa tingkat SD dari berbagai kecamatan di Pandeglang. Mereka akan bersaing dalam tujuh kategori lomba, yaitu tari kreasi, pantomim, kriya, gambar ekspresi, menyanyi solo, mendongeng, dan menulis cerita.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, Wawan Munawar, mengatakan bahwa FLS2N menjadi sarana pengembangan potensi seni dan budaya anak sejak usia dini.

“Ini bukan sekadar lomba, tapi bagian dari upaya pemajuan kebudayaan daerah. Melalui seni, anak-anak diajarkan berpikir kreatif, berempati, serta memiliki kecintaan terhadap warisan budaya leluhur,” jelas Wawan.

Baca Juga: Sampah Menumpuk di Kali Angke Serpong: Wakil Wali Kota Pilar Saga Turun Tangan, Pemkot Tangsel Siapkan Langkah Permanen

Ia juga menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak cukup hanya melalui pelajaran akademik. Olahraga dan seni menjadi bagian penting dalam membentuk generasi emas Indonesia di masa mendatang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X