Bujet Rp 150 Juta: MPV Bekas 7 Penumpang atau Mobil Listrik Baru, Mana Lebih Untung?

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:10 WIB
Dana Rp150 jutabpikih beli mobil Low MPV bekas apa EV baru/ NKRI24JAM
Dana Rp150 jutabpikih beli mobil Low MPV bekas apa EV baru/ NKRI24JAM

Baca Juga: PKM Universitas Pamulang Dorong UMKM Gading Bersinar Depok Naik Kelas melalui Laporan Keuangan Transparan

Keunggulan lainnya adalah penggunaan bahan bakar yang mudah diperoleh melalui jaringan SPBU, termasuk ketika kendaraan digunakan untuk perjalanan antarkota.

Namun, membeli mobil bekas membutuhkan pemeriksaan menyeluruh. Kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, sistem pendingin, riwayat servis, dan potensi bekas kecelakaan atau banjir perlu diperiksa sebelum transaksi dilakukan.

Harga pembelian yang lebih rendah juga tidak selalu berarti biaya kepemilikan lebih murah. Kendaraan yang membutuhkan perbaikan besar dapat menambah pengeluaran setelah dibeli.

Karena itu, konsumen sebaiknya menyisihkan anggaran untuk inspeksi kendaraan dan perbaikan awal, bukan menghabiskan seluruh dana hanya untuk membayar harga mobil.

Mobil Listrik Baru: Biaya Energi Berpotensi Lebih Rendah

Di sisi lain, mobil listrik baru menawarkan pendekatan berbeda, terutama untuk penggunaan sehari-hari di dalam kota. Wuling Air ev, VinFast VF 3, dan Seres E1 merupakan contoh kendaraan listrik kompak yang dapat dipertimbangkan sesuai harga, varian, dan ketersediaan di pasar.

Baca Juga: Pilar Resmikan Pos Gizi di Lengkong Gudang, Tangsel Targetkan 7 Pos Baru pada 2026

Kendaraan jenis ini lebih sesuai untuk perjalanan rutin, seperti berangkat ke kantor, mengantar anak sekolah, atau menjalankan aktivitas harian dengan jarak yang relatif terukur.

Salah satu daya tarik utamanya adalah biaya energi per kilometer yang berpotensi lebih rendah dibandingkan mobil berbahan bakar bensin. Namun, besarnya penghematan bergantung pada konsumsi energi kendaraan, tarif listrik, efisiensi pengisian, dan harga BBM yang digunakan sebagai pembanding.

Pengisian daya di rumah juga perlu didukung instalasi listrik yang memadai. Konsumen harus memperhitungkan biaya pemasangan perangkat pengisian, kebutuhan peningkatan daya listrik jika diperlukan, serta akses ke stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

Selain itu, kapasitas baterai, jarak tempuh aktual, durasi pengisian, dan ketentuan garansi baterai perlu diperiksa sebelum membeli.

Kendaraan listrik kompak umumnya memiliki kapasitas penumpang dan ruang bagasi yang lebih terbatas dibandingkan MPV tujuh penumpang. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan penting bagi keluarga yang kerap bepergian bersama banyak anggota keluarga.

Hitung Total Biaya Kepemilikan, Bukan Harga Beli Saja

Perbandingan mobil listrik baru dan MPV bekas akan lebih akurat jika menggunakan pendekatan total biaya kepemilikan (total cost of ownership).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X