Dokter Gigi Jessica Freddy Speak Up soal Dugaan KDRT, dari Trauma Psikologis hingga Masalah saat Proses Perceraian

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 20 Desember 2025 | 14:24 WIB
Dokter Gigi, Drg. Jessica Freddy buka suara terkait kasus dugaan KDRT dalam biduk rumah tangganya yang dimulai pada 2012 silam. (Instagram.com/@drgjessicafreddy)
Dokter Gigi, Drg. Jessica Freddy buka suara terkait kasus dugaan KDRT dalam biduk rumah tangganya yang dimulai pada 2012 silam. (Instagram.com/@drgjessicafreddy)

Baca Juga: Danantara Indonesia dan BP BUMN Lakukan Operasi Kemanusiaan Terpadu, Siapkan Relawan hingga Huntara Pascabencana

Trauma Psikologi bagi Anak

Dalam postingan yang sama, disebutkan situasi semakin memprihatinkan setelah kelahiran putra pertama mereka berinisial (S), pada tahun 2013.

Jessica mengungkapkan, kekerasan fisik kerap terjadi di depan mata sang anak yang saat itu masih balita.

Hal ini disebut meninggalkan jejak trauma psikologis mendalam, Jessica menyebut sang anak sering menirukan kejadian tersebut.

"Papa suka pukul Mama," ucap sang anak kepada kerabat mereka.

Baca Juga: Peringati Hari Bela Negara, BUMN Tegaskan Tanggung Jawab Kebangsaan Lewat Aksi Nyata Penanganan Bencana

Insiden Kekerasan Terhadap Anak di 2016

Salah satu sorotan dalam pengakuan Jessica yang lainnya, yaitu terkait dugaan insiden kekerasan terhadap anak yang terjadi pada tahun 2016.

Saat itu, MH membawa sang anak yang merupakan anak dengan autisme ke AEON Mall.

Sepulangnya ke rumah, Jessica mendapati kondisi putranya sangat mengenaskan dengan mata lebam membiru.

Menurut klaim Jessica, mantan suaminya melakukan kekerasan tersebut karena merasa malu anaknya mengalami tantrum di tempat umum.

Baca Juga: BNN: Gabungan APH dan Interpol Berhasil Bongkar 9 Jaringan Narkoba Internasional, Salah Satunya Penyelundupan 2 Ton Sabu di Kamboja

"Seorang anak kecil tak berdaya sangat wajar sekali jika mengalami tantrum di tempat umum," tutur Jessica.

Padahal, menurutnya, tantrum adalah respons wajar bagi anak dengan kondisi spesial yang dialami sang anak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X