“Kita diminta untuk hadir membantu masyarakat dalam menangani pasokan kebutuhan pangan,” pungkasnya.
Sedangkan untuk serapan gabah, lanjutnya, PT ABM sudah melakukan serapan gabah dari petani sebanyak 500 ton.
Gabah itu nantinya akan diproduksi menjadi beras medium, untuk kemudian dijual kembali dengan harga yang terjangkau.
“Kita hadir untuk membantu para petani agar tidak jatuh harganya pada saat panen raya, sekaligus membantu pengembangan UMKM setempat,” ucapnya. (*)