Saat ini Pemprov Banten terus melakukan komunikasi dengan Bulog agar beras itu bisa segera digelontorkan ke sejumlah pasar di Provinsi Banten.
“Setiap hari kita juga gelontorkan beras medium ke sejumlah pasar yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota,” katanya.
Terkait dengan komoditas cabai, tambah Babar, melalui PT ABM terus melakukan penyerapan dari sejumlah petani yang ada di Provinsi Banten dengan jaminan stabilitas harga yang akan tetap menguntungkan bagi petani.
“Kita cabai lokal banyak stoknya. Namun untuk memastikan keamanan pasokan kita juga terus berkomunikasi dengan daerah lain untuk cadangan stok cabai,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut Direktur Utama (Dirut) PT ABM Saiful Wijaya mengungkap- kan, pihaknya sudah menyerap cabai dari para petani yang beberapa waktu lalu melakukan tanam cabe di beberapa daerah seperti di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.
“Total ada 2 Ton cabai yang kita serap, untuk kemudian kita distribusikan baik ke pasar, Operasi Pasar (OP) dan sejumlah komunitas dengan sasaran yang tepat,” katanya.
Berkaitan dengan harga jual yang diberlakukan, Saiful memastikan cabai yang dijualnya memberlakukan harga di bawah pasaran dan menyasar masyarakat yang tidak mampu.
Hal itu sejalan dengan apa yang diperintahkan Bapak Pj Gubernur Banten Al Muktabar.