Equinoc UMKM Olahraga Yang Bergabung Dengan Sportbloc

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Rabu, 6 Oktober 2021 | 11:58 WIB

"Misalnya ada keringanan pajak, bisa diusulkan kepada instansi yang berwenang. Nah, keringanan itu bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap potensi-potensi milenial yang saya katakan punya nilai-nilai luar biasa, bisa memberikan terobosan-terobasn dan menghasilan keekonomian secara general, dan ini juga bentuk upaya kita mendorong berkembangnya industri olahraga," tutur peraih doktor bidang ilmu politik di Universitas Nasional ini.

Ganjar sependapat kini saatnya brand- brand olaraga Indonesia go internasional. "Brand kita perkenalkan, dan memperjuangkan tegaknya branding ini bagian dari nasionalisme olahrga kita, NKRI. Pikirannya harus di balik. Ketika kita ke Amerika, kita mengagungkan produk Indonesia. Salah satu ciri kebesaran negara di dunia itu adalah produknya di luar negeri," kata Ganjar, menekankan.

Di satu sisi diakuinya memang banyak peralatan olahraga beredar di pasar Indonesia masih impor, salah satunya di cabang olahraga sepatu roda.

"Terkait alat-alat olahraga, apakah sudah dipikir kan bagaiana kita bisa, paling tidak, lembaga yang Adinda pimpin ini bisa mendapat kesempatan harga murah dan terjangkau, atau bila perlu produk dalam negeri pasti alasannya bahan baku. Pertanyaan apa iya bahan baku tidak ada?" tanya mantan ketua harian PB
Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Porserosi) kepada William.

Ganjar mewakili pemerintah juga ingin tahu hambatan-hambatan yang selama ini dihadapi anggota-angota Equinoc.

"Mudah-mudahan ini merupakan masukan yang harus kita perbaiki, dan InsyaAllah kita bantu demi berkembang nya usaha-usaha seperti ini, industri dalam negeri olahrga nasional," tandasnya.

Menurut William, ketersediaan bahan- bahan baku berkualitas menjadi hambatan terbesar anggota Equinoc yang mayoritas pelaku usaha UMKM. Sebab, hal ini berkaitan kapital besar, daya beli tinggi sedangkan pasar Equinoc cenderung pembeli produk-produk denan harga terjangkau.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X