SMSI Sumsel Sepakat Jadikan DRA Ikon Generasi Milenial Antihoaks

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Selasa, 10 Maret 2020 | 23:09 WIB

SEKAYU, bidiktangsel.com  -  Dr Dodi Reza Alex (DRA) disepakati sebagai ikon generasi milenial antihoaks oleh Serikat Media Siber Indonesia Sumatera Selatan (SMSI Sumsel). Hal itu diungkap Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri SSos usai audiensi dengan orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba), Selasa (10/3).

Menurut Jon Heri, Dodi Reza Alex sebagai ikon generasi milenial antihoaks memiliki alasan yang kuat dan tepat. Itu karena kepala daerah penyandang gelar doktor dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung itu memiliki kepiawaian dan wawasan yang luas. Bukan hanya dalam pemerintahan, DRA juga dikenal sebagai pakar bisnis dan investasi yang telah mengantongi berbagai penghargaan di tingkat nasional hingga internasional.

"DRA sangat mumpuni sebagai pengusaha sukses. Tak heran jika beliau mampu membawa Muba menjadi Pilot Project Super Prioritas Pengembangan Bahan Bakar Nabati (BBN) berbasis kelapa sawit," ungkapnya.

Masih kata Jon Heri, SMSI Sumsel juga menjadikan Ketua Kamar Dagang Indonesia Sumatera Selatan (Kadin Sumsel) itu sebagai menjadi keynote speaker (pembicara utama) pada Dialog Rakyat Antihoaks yang akan digelar SMSI Sumsel di Palembang pada 23 Maret mendatang.

"DRA bersedia jadi keynote speaker. Beliau akan atur jadwal untuk jadi narasumber," terang Jon Heri sembari menambahkan, kapasitas DRA sebagai pengusaha terkoneksi dengan SMSI sebagai organisasi para pemilik perusahaan media siber di Indonesia, khususnya di Sumsel.

Lanjut Jon Heri, latar digelarnya Dialog Rakyat Antihoaks akibat maraknya isu yang beredar di masyarakat jelang Pilkada serentak 2020. Sumber isu yang berpotensi akan terjadi di antaranya berasal dari media sosial sehingga dapat memicu berita bohong atau hoaks.

"Maka dari itu, SMSI Sumsel menggelar dialog publik sekaligus deklarasi generasi milenial antihoaks," paparnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Rekomendasi

Terkini

X