Helldy Terima Tantangan Masyarakat Pers untuk Usung Perubahan Cilegon

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Sabtu, 14 September 2019 | 22:18 WIB

"Kita juga akan bagi Cilegon jadi beberapa zona UKM, misal kecamatan Cibeber zona UKM kuliner, Ciwandan alat teknik, Citangkil seni dan budaya, dan lain-lain. Terus dorong start up, ajari pakai cyber dan pasar digital yang akan merambah pasar dunia global. Jadi kita hanya mendorong regulasinya, bagaimana seluruh lapisan masyarakat dapat terlibat aktif dalam ekonomi kerakyatan berbasis digital tersebut. Selama ini generasi milenial kita tidak disispkan menyongsong memasuki revolusi industri 4.0, sehingga kita tertinggal, dan hari ini juga jika tidak disiapkan menyongsong 5.0, puluhan tahun kedepan juga dipastikan kita akan tertingfal bahkan mungkin akan terpuruk. Pada posisi ini pemerintah Cilegon harus hadir. Sekarang kita ubah, kita dobrak, agar 20 tahun kedepan generasi Cilegon yang memimpin perubahan teknologi," papar Firdaus.

Di sisi lain, Helldy justru tertarik pada bagaimana cara pemerintah Papua untuk mencerdaskan dan memajukan bangsanya.

"Papua itu, mereka berani biayai siswa-siswa terbaiknya untuk belajar di Jawa, di sekolah terbaik se-Indonesia. Mereka masih biaya, uang saku, bahkan dijamin penghasilannya setelah pulang dari Jawa. Untuk apa? Agar para pelajar itu bisa belajar di tempat terbaik dan kembali ke Papua dengan ide-ide baru dan cerdaa, untuk memajukan Papua. Nah, Saya akan lakukan itu. Itu sangat penting untuk persiapan second generation Cilegon, agar bagaimana Cilegon tak tertinggal lagi, pengangguran banyak lagi, kemiskinan mewabah lagi. Ini harus serius dilakukan," jelasnya.

Di sesi terakhir, saat ditanya akan keseriusannya untuk membawa perubahan di Cilegon Helldy menjawab dengan sangat yakin.

"Dulu waktu Saya berjuang lewat independen Saya pernah juga ditawarkan untuk bergabung dengan incumbent, anti perubahan, Saya tolak. Sekarang ya temen-temen bisa jawab lah," tegas Helldy yang juga Ketua DPW Partai Berkarya Banten ini. (*/Angga)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Rekomendasi

Terkini

X