Tangerang — Isu keamanan kawasan hunian di BSD City kembali menjadi sorotan publik setelah curhatan seorang warganet terkait kehilangan sepeda motor di Cluster Anarta, Vanya Park, viral di media sosial.
Unggahan tersebut memicu perbincangan luas mengenai kinerja security outsourcing di kawasan tersebut.
Peristiwa yang terjadi pada Juli 2024 itu kembali mencuat setelah akun Threads @listanmr mengunggah pengalaman pribadinya pada Rabu (22/4/2026).
Dalam unggahan tersebut, ia mengaku kecewa terhadap respons petugas keamanan setelah melaporkan kehilangan motor di lingkungan yang diklaim menerapkan sistem satu pintu (one gate system).
“Throwback kejadian 2 tahun lalu; hilang motor di cluster Anarta, Vanya Park, BSD. Step pertama langsung lapor security buat minta bukain CCTV. Tau gak?” tulisnya, menyiratkan kekecewaan terhadap penanganan awal kasus.
Unggahan itu langsung menarik perhatian publik dengan lebih dari 1.200 tanda suka, ratusan komentar, serta dibagikan oleh ratusan pengguna lain.
Sejumlah warganet turut membagikan pengalaman serupa, bahkan menilai pengawasan keamanan di kawasan tersebut masih lemah.
Akun @dandi.i***, misalnya, mengkritik kinerja petugas keamanan yang dianggap kurang sigap dalam menjaga ketertiban.
Baca Juga: Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
“Security BSD banyak yang cuma duduk bengong…,” tulisnya.
Komentar lain yang turut menyita perhatian datang dari akun @laciandari**** yang mengaku kehilangan motor di lokasi yang sama pada September 2023. Ia bahkan menyebut adanya dugaan kelalaian serius karena dalam satu hari terdapat dua kasus kehilangan kendaraan.
“Waktu itu gue ada CCTV-nya, ke Polsek Pagedangan juga sudah. Tapi sampai sekarang tidak ditemukan,” tulisnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Vanya Park BSD merupakan kawasan hunian seluas sekitar 7 hektare yang dilengkapi fasilitas danau alami serta tujuh taman tematik.