Baca Juga: Menteri PKP–PWI Fasilitasi 5.000 Rumah Wartawan
- Ketua PCNU Kota Tangerang
- GP Ansor
- Ketua Umum YLBHI Muhammad Ismur
- Prof. Najib Ahmad Burhani, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi dan Saintec
- Dr. Pendeta Jeki Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia
Kehadiran tokoh-tokoh lintas organisasi dan agama tersebut menjadi bukti dukungan terhadap iklim keterbukaan dan dialog yang digagas Jemaat Muslim Ahmadiyah.
“Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini inklusif. Siapa pun boleh hadir, tanpa memandang latar belakang keagamaan,” ucap Yendra.
Apresiasi kepada Presiden Prabowo dan Aparat Keamanan
Dalam sambutan pembukaan, Amir Nasional Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Jaki Firdaus ST MT, menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian RI mulai dari Mabes Polri, Polda, hingga Polres yang memastikan keamanan penyelenggaraan Jalsah Salanah di seluruh Indonesia.
“Kami dari awal bersikap terbuka kepada pihak kepolisian, Kemendagri, dan Presiden Prabowo melalui Setneg terkait penyelenggaraan Jalsah Salanah,” jelas Yendra.
Aksi Solidaritas untuk Korban Bencana Sumatera
Selain memperkuat spiritualitas dan persaudaraan nasional, Jalsah Salanah turut diwarnai aksi solidaritas. Seluruh peserta diajak memberikan donasi bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
“Kami mendoakan saudara-saudara kita di Sumatera agar diberi kekuatan menghadapi musibah, dan para korban meninggal mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ujarnya.
100 Tahun Ahmadiyah Indonesia: Komitmen untuk Perdamaian
Memasuki satu abad keberadaan Ahmadiyah di Indonesia, Jalsah Salanah 2025 di Tangerang menjadi penegasan komitmen jemaat untuk terus berkontribusi dalam kehidupan sosial, kemanusiaan, dan kebangsaan.
Melalui rangkaian ceramah, kajian, dan silaturahmi, Jalsah Salanah kembali menegaskan nilai-nilai Islam yang damai, toleran, dan penuh kasih yang selama ini dikedepankan Jemaat Muslim Ahmadiyah.
(Hadi)