Tangerang – Bidiktangsel.com | Sebuah peristiwa nyaris membahayakan terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, ketika pesawat komersial Batik Air dilaporkan mendarat dalam kondisi cuaca ekstrem pada akhir pekan ini.
Momen dramatis tersebut menjadi viral setelah dibagikan oleh akun Instagram @kabarbintaro dan @kabar.bsd dalam format video Reels, memperlihatkan detik-detik pesawat mendarat dengan posisi miring akibat hembusan angin kencang.
Baca Juga: Pemkab Serang dan Brebes Jalin Kerja Sama Strategis untuk Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah
Dalam narasi yang diunggah, disebutkan bahwa pesawat Batik Air mengalami pendaratan miring saat melintasi landasan pacu.
Cuaca buruk menjadi faktor utama yang menyebabkan pesawat terguncang oleh crosswind (angin menyamping), hingga membuat roda belakang sebelah kiri sempat terangkat, sementara roda kanan tetap menempel di permukaan landasan.
“Pesawat Batik Air hampir mengalami crash landing saat mendarat dalam cuaca buruk di Bandara Soekarno Hatta,” tulis akun @kabarbintaro. “Pesawat mendarat dengan posisi miring. Ini terjadi karena terkena angin.”
Baca Juga: Kritik Fraksi Golkar Tangsel terhadap SILPA Terkesan Asal-asalan
Peristiwa tersebut memantik berbagai reaksi dari warganet.
Sejumlah komentar yang masuk menyoroti kemampuan dan refleks cepat dari pilot dan co-pilot yang berhasil mengendalikan situasi dengan baik.
Akun @rina_oesman berkomentar, “MasyaAllahh Pilot dan Co-Pilotnya hebat bisa mendaratkan pesawat dengan sangat baik.. dan yang terpenting semua penumpang selamat.”
Komentar lain dari akun @rizkydkurniadi menyebut bahwa judul unggahan yang menyebut "hampir crash" terlalu menggiring opini. “Padahal pilotnya keren dan berhasil landing di kondisi crosswind,” ujarnya.
Meski momen tersebut tampak menegangkan, tidak ada laporan resmi mengenai kerusakan atau korban dari kejadian tersebut. Tidak disebutkan pula nomor penerbangan maupun rute penerbangan pesawat Batik Air tersebut.
Hingga kini, pihak Batik Air maupun otoritas Bandara Soekarno-Hatta belum memberikan pernyataan resmi.