Baca Juga: Kondisi Terkini RSUD Tangsel Usai Kericuhan Ormas: Sepi Penjagaan, Aktivitas Kembali Normal
Literasi Pajak Jadi Kunci Partisipasi Publik
Kegiatan penyuluhan ini juga mencerminkan komitmen Bapenda Banten untuk membangun budaya pajak yang lebih inklusif, dengan pendekatan edukatif yang mudah dipahami masyarakat.
Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta menyampaikan masukan terkait kesulitan teknis dalam proses balik nama kendaraan hingga kurangnya pemahaman soal opsen pajak.
M. Pebie Mulyawan menjelaskan bahwa skema opsen memberikan peluang bagi kabupaten/kota untuk memperoleh bagi hasil dari pemungutan pajak kendaraan, sehingga dapat digunakan untuk pembiayaan pembangunan daerah secara lebih mandiri.
Harapan untuk Masa Depan
Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara berkala dan melibatkan lebih banyak kalangan, termasuk komunitas pengguna kendaraan dan pelaku usaha otomotif, sebagai bagian dari ekosistem yang terdampak langsung oleh kebijakan PKB dan BBNKB.
Dengan pendekatan yang kolaboratif, transparan, dan edukatif, Bapenda Banten terus memperkuat posisi sebagai institusi strategis dalam pembangunan daerah berbasis pajak yang adil dan partisipatif.
(***)