Serang, bidiktangsel.com - Debat pertama pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Tangerang berlangsung di Hotel Aston, Kota Serang.
Tema utama yang diangkat dalam sesi tersebut adalah strategi pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta upaya mengurangi angka pengangguran yang terus meningkat di wilayah tersebut.
UMKM di Kabupaten Tangerang memainkan peran penting dalam perekonomian daerah, dengan kontribusi lebih dari 60% terhadap lapangan kerja lokal.
Namun, banyak pelaku UMKM yang menghadapi tantangan, terutama dalam hal akses pembiayaan dan keterbatasan fasilitas pendukung.
Moderator debat menanyakan kepada calon terkait langkah-langkah strategis mereka untuk mengatasi masalah ini, khususnya terkait akses kredit, digitalisasi, dan pelatihan guna meningkatkan daya saing UMKM.
Calon Bupati Nomor urut 3, Zulkarnain yang juga Ketua Kadin Kabupaten Tangerang, menyoroti kurangnya perhatian pemerintah terhadap UMKM.
“Saya telah berkali-kali mengundang pemerintah dan BUMN untuk berdiskusi mengenai cara melindungi dan memberdayakan UMKM di Kabupaten Tangerang, tetapi respons yang diberikan sangat minim. Kondisi ini sangat menyedihkan karena UMKM adalah tulang punggung ekonomi lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tingkat pengangguran di Kabupaten Tangerang mencapai hampir 200 ribu jiwa, masalah yang harus segera diatasi melalui pemberdayaan UMKM.
“Untuk mengurangi angka pengangguran, kita harus fokus pada peningkatan kapasitas UMKM. Kami akan memberikan fasilitas dan dukungan tanpa bunga, serta mendorong pemerintah untuk memberikan subsidi bunga kepada UMKM,” ungkapnya.
Selain akses pembiayaan, calon tersebut juga menyoroti pentingnya digitalisasi dalam membantu UMKM memasarkan produk mereka.
Baca Juga: Diikuti 337 Peserta: Perkemahan Penggalang Ma'arif NU Tangsel Dibuka Resmi
“Di era teknologi ini, kita bisa memanfaatkan platform seperti TikTok untuk mempromosikan produk. Namun, pemerintah tidak hadir untuk memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM dalam hal ini,” tambahnya.