Peran Dewan Hakim Jadi Kunci Sukses MTQ Provinsi Banten 2026, Profesionalisme dan Integritas Ditekankan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 6 Juli 2026 | 21:00 WIB
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Banten, Tubagus Rubal Faisal, saat membuka Orientasi Dewan Hakim MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Aston Hotel
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Banten, Tubagus Rubal Faisal, saat membuka Orientasi Dewan Hakim MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Aston Hotel

SERANG – Peran dewan hakim menjadi faktor penentu dalam menjaga kualitas, kredibilitas, dan marwah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026.

Seluruh dewan hakim dituntut menjalankan tugas secara profesional, objektif, independen, dan berintegritas agar proses penilaian berlangsung adil serta dapat dipertanggungjawabkan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Banten, Tubagus Rubal Faisal, saat membuka Orientasi Dewan Hakim MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Aston Hotel, Kota Serang, Senin (6/7/2026).

Baca Juga: Kader Posyandu Tangsel Kini Layani Kesehatan dari Remaja hingga Lansia, Benyamin Perkuat Kapasitas 5.000 Kader

Menurut Rubal, dewan hakim memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas penyelenggaraan MTQ karena bertugas memberikan penilaian secara objektif berdasarkan ketentuan yang berlaku pada setiap cabang perlombaan.

"Dewan hakim memegang peran sentral dalam menilai secara objektif, adil, dan profesional demi keberhasilan pelaksanaan MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten," ujar Tubagus Rubal Faisal.

Ia menjelaskan, orientasi tersebut merupakan bagian dari persiapan agar seluruh dewan hakim mampu melaksanakan tugas secara optimal, amanah, dan turut memuliakan Al-Qur'an melalui penyelenggaraan MTQ yang berkualitas.

Baca Juga: SPMB Tahap III SMP Negeri Tangsel Resmi Dibuka, Jalur Afirmasi, Disabilitas, dan Pilihan SMP Swasta Pendamping Mulai 6 Juli

Selain itu, kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi dalam sistem penilaian di seluruh cabang lomba, meningkatkan pemahaman terhadap tugas dan fungsi dewan hakim, memperkuat profesionalisme, objektivitas, serta integritas, sekaligus memberikan pembekalan teknis maupun etis dalam proses penjurian.

Rubal menegaskan, tanggung jawab dewan hakim tidak hanya memberikan nilai sesuai bidang yang diampu, tetapi juga memastikan seluruh proses penilaian berlangsung adil dan transparan hingga hasil resmi disampaikan kepada panitia.

"Dewan hakim juga memiliki tanggung jawab etis menjaga netralitas, menghindari konflik kepentingan, serta menjaga kerahasiaan hasil penilaian hingga diumumkan secara resmi," katanya.

Baca Juga: Videotron di Simpang Polres Tangsel Diduga Bermasalah, LSM Kibar Soroti Dugaan Pelanggaran PBG dan Konstruksi

Ia menambahkan, MTQ XXIII Provinsi Banten mempertandingkan berbagai cabang yang masing-masing memiliki standar penilaian berbeda. Karena itu, setiap dewan hakim wajib memahami secara mendalam seluruh ketentuan penilaian sesuai bidang tugasnya.

Pemerintah Provinsi Banten berharap seluruh dewan hakim mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab sehingga pelaksanaan MTQ XXIII berlangsung kredibel, berkualitas, serta mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Banten di tingkat nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X