Ke depan, BPD diharapkan mampu berperan aktif sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing.
"Bagaimana arus fiskal keuangan daerah itu bisa semakin kuat melalui pengoptimalan yang dilakukan oleh BPD," paparnya.
Sementara, Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami menyambut baik kunjungan Komisi II DPR.
Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan penting untuk menyampaikan berbagai persoalan sekaligus capaian kinerja Bank Banten selama ini.
"Intinya, kita sama-sama mempunyai kesepemahaman bagaimana Bank Banten ini bisa menjadi motor penggerak pembangunan daerah," katanya.
Busthami menambahkan, salah satu bentuk dukungan konkret adalah penempatan RKUD di Bank Banten.
Menurutnya, hal tersebut menjadi faktor penting tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan pemerintah kabupaten/kota terhadap Bank Banten.
"Di tahun 2025 saja ketika Bank Banten baru mengelola RKUD dua Pemda, implikasinya sudah sangat besar, apalagi seluruh Pemda sudah ikut bergabung," katanya.
(***)
Artikel Terkait
Jamkrida Banten Resmi Menjadi Perseroda, Wagub Dimyati Tekankan Tata Kelola Profesional
Pemkot Tangsel Raih UHC Award Kota Madya, Akses Kesehatan Kian Merata
Lubang Raksasa di Ketol, Aceh Tengah: Longsoran Meluas hingga Membentuk Lekukan seperti Jalur Aliran Sungai
Usai Tak Terbukti Pakai Bahan Spons, Rumah Pedagang Es Jadul Ramai Didatangi Perwakilan Bupati yang Datang Bawa Bantuan
Tinjau Banjir di Carenang, Bupati Ratu Zakiyah Pastikan Tidak Ada Warga Kekurangan Makanan