Resmikan Stasiun Jatake, Andra Soni Tekankan Peran Kereta Api bagi Pertumbuhan Wilayah

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 29 Januari 2026 | 03:12 WIB
Konektivitas regional dan meningkatkan kualitas layanan transportasi massal bagi masyarakat.
Konektivitas regional dan meningkatkan kualitas layanan transportasi massal bagi masyarakat.

Bidiktangsel.com - Gubernur Banten Andra Soni, menyatakan bahwa pembangunan jalur kereta api akan membuka daerah pertumbuhan baru di Provinsi Banten.

Keberadaan Stasiun Jatake dinilai mempermudah akses, mempercepat mobilitas, serta meningkatkan daya saing kawasan Tangerang sebagai aglomerasi berbasis Transit Oriented Development (TOD).

Baca Juga: Milad ke-23 FSPP, Wagub Dimyati Ajak Perkuat Kepedulian Sosial dan Solidaritas

​Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat peresmian Stasiun Jatake bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (28/1/2026). Ia menilai peresmian Stasiun Jatake akan memperkuat konektivitas regional dan meningkatkan kualitas layanan transportasi massal bagi masyarakat.

​“Lebih dari satu dekade yang lalu, di Banten dibuka jalur ganda (double track) berbasis listrik. Sejak itu, Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi terus bergerak naik,” ujarnya.

​Andra Soni menegaskan bahwa keberadaan jalur kereta api secara tidak langsung menjadi penanda bahwa pembangunan perkeretaapian mampu membuka wilayah pertumbuhan baru, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Serta sebagai simpul konektivitas wilayah yang aman dan nyaman.

Baca Juga: Datangi Rumah Penjual Es Jadul, Oknum Polisi-TNI Minta Maaf usai Tuduh sang Kakek Jual Makanan Pakai Bahan Spons

​“Hari ini salah satu stasiun kembali diresmikan, yakni Stasiun Jatake. Sebelumnya kita memiliki Stasiun Jurang Mangu dan banyak stasiun lainnya. Semua stasiun itu sekarang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.

​Andra berharap pembangunan sistem transportasi massal berbasis kereta di Banten juga bisa diperluas. Dia menyebut perluasan tersebut bisa meningkatkan dan mempermudah mobilitas masyarakat.

​“Jalur kereta api yang pernah ada di Provinsi Banten, yakni jalur Rangkasbitung-Pandeglang-Saketi-Labuan, juga dapat dipertimbangkan untuk diaktifkan kembali agar pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten tidak hanya terjadi di wilayah utara. Kami mohon dukungan dari Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, PT KAI, dan tentu pihak swasta, salah satunya Sinar Mas Land,” tuturnya.

Baca Juga: Dipanggil DPR Buntut Kasus Suami Lawan Penjambret Jadi Tersangka, Kapolresta Sleman Grogi saat Ditanya Isi Pasal KUHP

​Reaktivasi dan pengembangan jalur kereta api juga akan mempermudah akses menuju kawasan wisata di Provinsi Banten. Dengan akses kereta api, destinasi wisata seperti Tanjung Lesung dan Carita dapat dijangkau dengan biaya transportasi yang lebih murah.

Ia menekankan, reaktivasi jalur tersebut sangat dinantikan masyarakat dan diharapkan dapat segera direalisasikan oleh pemerintah pusat. Pemerintah Provinsi Banten siap terlibat dalam proses reaktivasi tersebut.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan Stasiun Jatake dapat terwujud tanpa menggunakan dana APBN melalui skema kolaborasi yang saling menguatkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X