Workshop Rumah MARIMBA 3 di Kampung Cipurun: Inovasi Literasi Anak dan Mitigasi Bencana di Daerah Rawan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Selasa, 10 Juni 2025 | 12:19 WIB
Foto Bersama Kegiatan Workshop Relawan Fasilitator Rumah MARIMBA (Dok. Rumah MARIMBA)
Foto Bersama Kegiatan Workshop Relawan Fasilitator Rumah MARIMBA (Dok. Rumah MARIMBA)

Baca Juga: Kedatangan Timnas Indonesia di Jepang Disambut Meriah: Bukti Kuatnya Dukungan Diaspora Garuda

Suara dari Lapangan: Anak, Relawan, dan Komunitas

Antusiasme anak-anak terhadap rumah belajar ini mencerminkan keberhasilan pendekatan MARIMBA. 

“Kak, aku boleh baca bukunya, gak?” kata seorang anak dengan penuh semangat, dikisahkan oleh Erline Yonathan, salah satu anggota tim MARIMBA 3.

Interaksi kecil ini adalah cermin bahwa pendekatan edukatif berbasis permainan dan cerita mampu menyentuh hati anak-anak.

Aina Nur Sabrina, Project Manager MARIMBA 3, menyatakan bahwa program ini mengangkat narasi lokal agar anak-anak mampu memahami tantangan bencana di lingkungan mereka sendiri. 

Baca Juga: “Pemberitaan Itu Hoaks”: Gubernur Papua Barat Daya Klarifikasi Isu Kerusakan Lingkungan di Pulau Gag

“Kami ingin menciptakan ruang belajar yang tidak hanya mencerdaskan, tapi juga menyelamatkan,” katanya.

Model Inovatif yang Bisa Direplikasi

Rumah MARIMBA telah hadir di tiga kampung: Panggarangan (MARIMBA 1), Nagajaya (MARIMBA 2), dan kini Cipurun (MARIMBA 3). GMLS berharap model ini bisa direplikasi di berbagai wilayah rawan bencana di Indonesia.

Dengan pendekatan inklusif dan partisipatif, Rumah MARIMBA membuktikan bahwa edukasi mitigasi bencana tidak harus kaku atau menakutkan. Ia bisa hadir dalam bentuk permainan, lagu, dan ruang yang menyenangkan — khususnya bagi anak-anak yang paling rentan terhadap dampak bencana.

Baca Juga: Sholat Idul Adha 1446 H di Masjid Raya Al-Bantani: Momentum Spiritualitas dan Solidaritas Umat

Tentang Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS)

Didirikan pada tahun 2020, GMLS adalah organisasi nirlaba yang memfokuskan diri pada program mitigasi bencana dan pemberdayaan komunitas di wilayah selatan Banten. 

GMLS tercatat telah membantu Desa Panggarangan meraih status Tsunami Ready Community dari IOC-UNESCO dan terus aktif mengembangkan kapasitas masyarakat untuk menjadi tangguh menghadapi risiko bencana. (***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X