Gubernur Andra Soni Ajak Kolaborasi Wanita Tani Wujudkan Ketahanan Pangan di Banten

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Senin, 19 Mei 2025 | 21:28 WIB
Pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan para pelaku pertanian, khususnya kaum perempuan yang tergabung dalam Wanita Tani HKTI.
Pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan para pelaku pertanian, khususnya kaum perempuan yang tergabung dalam Wanita Tani HKTI.

Baca Juga: Pemkab Serang Siap Meriahkan Pisah Sambut Ratu Zakiyah–Najib Hamas Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Baru

“Melalui MoU itu, kita bersama-sama mengoptimalkan lahan-lahan potensial di Banten agar bisa menghasilkan pangan lokal berkualitas, sekaligus memberdayakan petani perempuan,” tambahnya.

Mendorong Ekosistem Pertanian Inklusif di Banten

Pemerintah Provinsi Banten menilai bahwa kolaborasi dengan Wanita Tani HKTI tidak hanya berdampak pada ketersediaan pangan, tetapi juga mendukung pembangunan ekonomi masyarakat desa.

Kepala Dinas Pertanian Banten, Agus M Tauchid, menegaskan pihaknya siap memfasilitasi dan mendampingi program-program yang menyasar peningkatan kapasitas petani perempuan.

Baca Juga: Mengungkap Skema Mafia Properti Senilai Juta di Indonesia

Sementara itu, Ketua DPD Wanita Tani Banten Encop Sopia menegaskan bahwa para anggota di tingkat daerah siap berkontribusi aktif dalam implementasi program ketahanan pangan di lapangan.

Menatap Masa Depan Pangan Banten

Ajakan Gubernur Andra Soni untuk berkolaborasi dengan Wanita Tani HKTI mencerminkan pendekatan inklusif dalam tata kelola pembangunan sektor pertanian di Banten.

Sinergi ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk menjawab tantangan pangan sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai garda terdepan pembangunan pertanian.

Baca Juga: Merawat Iklim Dunia Usaha di Banten: Antara Harapan Investor dan Peran Pemerintah Daerah

Dengan landasan kolaborasi dan semangat pemberdayaan, Provinsi Banten menatap masa depan ketahanan pangan yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan berakar pada potensi lokal.

Dukungan pemerintah, kekuatan komunitas tani perempuan, dan optimalisasi lahan menjadi pilar utama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk generasi mendatang. (***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X