TMMD Ke-124 Kodim 0602/Serang Diharap Jadi Penguat Integrasi dan Akselerasi Pembangunan Daerah

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Rabu, 7 Mei 2025 | 19:39 WIB
Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124
Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124

Kabupaten Serang, bidiktangsel.com – Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang digelar oleh Kodim 0602/Serang diharapkan mampu memperkuat integrasi daerah serta mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Serang.

Hal ini ditegaskan oleh Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Serang, Haryadi, saat membuka secara resmi kegiatan tersebut di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Selasa (6/5/2025).

Baca Juga: Asda I Kabupaten Serang Ajak Semua Pihak Tingkatkan Mutu Pendidikan: Peringatan Hardiknas 2025 Jadi Momentum Kolektif

“TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik semata, melainkan bentuk nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan demi tercapainya integrasi sosial dan persatuan bangsa,” ujar Haryadi.

Program TMMD ke-124 kali ini menyasar dua desa, yakni Desa Silebu dan Desa Sukajadi. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan personel TNI dari Kodim 0602/Serang, tetapi juga didukung Korem 064/Maulana Yusuf, aparat kepolisian, unsur pemerintah daerah, swasta, serta masyarakat secara langsung.

Komandan Korem (Danrem) 064/MY, Brigadir Jenderal TNI Andrian Susanto, menyampaikan bahwa TMMD merupakan bukti konkret dari sinergi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan di daerah terpencil dan terpinggirkan.

Baca Juga: Kasus Pencabulan di SMK Swasta Ciputat: DP3AP2KB Tangsel Pastikan Pendampingan Psikologis dan Usut Tuntas Kasus

“TMMD adalah bentuk nyata komitmen TNI dalam membangun dari pinggiran. Program ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan riil masyarakat,” kata Brigjen Andrian dalam sambutannya.

Dalam TMMD ke-124 ini, sasaran fisik menjadi prioritas. Kegiatan meliputi pembangunan jalan sepanjang 541 meter, pembuatan jembatan dan gorong-gorong sebanyak dua unit, pembangunan delapan unit rumah tidak layak huni (rutilahu), peningkatan dua titik jalan lingkungan, rehabilitasi musholla, pembangunan lima unit sumur bor, fasilitas MCK, dan sejumlah infrastruktur dasar lainnya.

Brigjen Andrian menekankan bahwa pembangunan infrastruktur ini bertujuan untuk membuka akses ekonomi kedua desa.

Baca Juga: Baznas Bangun Kesejahteraan Warga Tangsel Lewat Program Terpadu: Pendidikan hingga Ekonomi

“Dengan jalan dan jembatan yang terbangun, roda ekonomi warga akan lebih dinamis. Akses pendidikan, kesehatan, dan sektor usaha pun menjadi lebih mudah dijangkau,” ujarnya.

Tak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-124 juga menyentuh aspek nonfisik berupa penyuluhan dan edukasi di berbagai bidang.

Materi yang diberikan meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, hukum, kesehatan, pencegahan narkoba, pertanian, perikanan, keagamaan, hingga upaya penanggulangan stunting dan penguatan kelembagaan masyarakat desa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X