Baca Juga: Golkar Banten Solid! Andika Hazrumy Resmi Pimpin DPD Lewat Musda Ke IV
Bupati Pandeglang, Rd Dewi Setiani, menyambut kedatangan rombongan Seba Baduy dengan penuh penghargaan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai warisan tak ternilai bagi generasi mendatang.
“Dengan menjaga kelestarian alam tentu akan memberikan dampak yang positif, dapat mengurangi polusi udara, air, dan tanah,” ujar Bupati Dewi.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut melestarikan budaya dan alam sebagai satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Tradisi Seba Baduy, menurutnya, adalah pengingat akan pentingnya merawat bumi sebagai bentuk ibadah sosial dan budaya.
“Mari kita jaga bersama apa yang menjadi warisan budaya kita. Dengan menjaga tatanan alam dan lingkungan, kita dapat mengembangkan kesadaran ekologis dan mempromosikan perilaku yang berkelanjutan,” tutupnya.
Baca Juga: Seba Baduy 2025: Warisan Budaya yang Menginspirasi Keteladanan dalam Menjaga Alam dan Adat
Seba Baduy tidak hanya menjadi pengikat antara adat dan pemerintah, tetapi juga mempertegas peran masyarakat adat sebagai penjaga garda terdepan kelestarian alam.
Dalam dunia yang semakin pragmatis, suara lembut dari masyarakat Baduy adalah alarm moral yang mengingatkan kita bahwa pelestarian lingkungan adalah panggilan nurani. (***)
Artikel Terkait
Seba Baduy 2025: Simbol Harmoni Alam dan Budaya, 1.769 Warga Baduy Sambangi Pendopo Lebak
Pemkab Pandeglang Tanggap Cepat Perbaiki Jalan Berlubang di Pertigaan Tenjolaya Meski Dalam Masa Efisiensi Anggaran
Satgas Motor Penggerak PAD: Strategi Baru Bupati Pandeglang Dorong Kemandirian Fiskal Daerah
AI Masuk Kurikulum Sekolah Mulai Tahun Ajaran 2025/2026: Strategi Pemerintah Siapkan Generasi Cakap Teknologi
Muscab ke V, Yenni Kusuma Kembali Pimpin IBI Kabupaten Serang