Pemprov Banten Salurkan Bantuan RTLH untuk Nenek Jumi di Kabupaten Lebak

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Minggu, 6 April 2025 | 20:33 WIB

Lebak, bidiktangsel.com – Pemerintah Provinsi Banten kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu dengan menyalurkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kali ini, bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, kepada seorang lansia bernama Jumi (78), warga Kampung Sajira Timur, Desa Sajira Mekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, pada Minggu (6/4/2025).

Baca Juga: Bupati Tangerang Maesyal Rasyid Gotong Royong Bangun Rumah Tidak Layak Huni Milik Lansia di Sepatan

Rumah panggung milik Nenek Jumi terbuat dari kayu dan berdinding bilik. Kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Kayu-kayu yang lapuk dan atap yang bocor menjadi bukti bahwa rumah tersebut memang tak layak dihuni, terutama di tengah musim hujan.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa datang langsung dan menyalurkan bantuan untuk merenovasi rumah Ibu Jumi. Kondisinya sudah tidak layak, dan kami berharap bantuan ini bisa memberikan kenyamanan dan keamanan,” ujar Dimyati sambil meninjau langsung kondisi rumah tersebut.

Baca Juga: Jangan Buang Sampah ke Kali! Bupati Tangerang Ajak Warga Teluknaga Jaga Kebersihan Lingkungan

Momen haru terjadi ketika Dimyati melihat langsung kondisi rumah dan memeluk Nenek Jumi yang tampak terharu hingga menitikkan air mata.

“Papan-papan rumah ini sudah lapuk dan membahayakan. Kami ingin rumah ini bisa segera direnovasi agar lebih layak dihuni,” tambahnya.

Wakil Gubernur juga mengajak pemerintah desa dan masyarakat sekitar untuk ikut aktif dalam proses pendampingan dan pengawasan bantuan tersebut agar tepat sasaran.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Larang Pendatang Tanpa Keahlian Masuk Usai Lebaran, Ini Alasannya

“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah, desa, dan warga bisa terbangun dengan baik. Program RTLH ini harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Nenek Jumi, yang kini sudah mengalami gangguan penglihatan dan mengandalkan bantuan anak-anaknya dalam aktivitas harian, mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya atas perhatian pemerintah.

“Dilongok ku Bapak, kami bungah. Haturnuhun,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca, mengungkapkan rasa terima kasihnya dalam bahasa Sunda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X