Kota Serang, bidiktangsel.com – Penjabat (Pj) Gubernur Banten, A. Damenta, bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Banten, menerima audiensi dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Provinsi Banten di Ruang Rapat Gubernur, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Sabtu (11/1/2024).
Audiensi ini membahas aspirasi terkait Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Tahun 2025 yang masih menghadapi sejumlah kendala.
Baca Juga: DJP Tegaskan Komitmen dalam Implementasi Coretax untuk Perbaikan Layanan Perpajakan
“Tadi kami berdiskusi dengan rekan-rekan buruh mengenai beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti. Salah satunya adalah UMSK yang masih menjadi persoalan di beberapa daerah, seperti Kabupaten Lebak, Pandeglang, Kota Serang, dan Kabupaten Tangerang,” ujar A. Damenta.
Dalam upaya menyelesaikan permasalahan ini, A. Damenta memastikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota terkait.
Sebuah pertemuan dijadwalkan pada Rabu (15/1) untuk membahas isu ini lebih lanjut bersama para pemangku kepentingan, termasuk Bupati, Wali Kota, dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).
Baca Juga: Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Pabrik Garam di Kabupaten Serang, Dorong Swasembada Nasional
“Kami akan mengundang pihak-pihak terkait untuk bermusyawarah. Harapan kami, hasil diskusi nanti dapat memberikan solusi terbaik bagi semua pihak,” lanjutnya.
A. Damenta juga mengimbau serikat pekerja untuk tetap menjalankan aktivitas seperti biasa sembari menunggu hasil musyawarah.
Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi Banten, Intan Indria Dewi, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari Pemprov Banten terhadap persoalan yang dihadapi para pekerja.
Baca Juga: Ketersediaan Pupuk di Banten Memadai, Pj Gubernur: Siap Dukung Swasembada Pangan Nasional
“Langkah Pemprov Banten yang responsif dan tanggap terhadap permasalahan UMSK ini patut diapresiasi. Kami berharap sinergitas ini terus terjalin sehingga kondusivitas hubungan industrial di Banten dapat terjaga,” kata Intan.
Audiensi ini mencerminkan komitmen Pemprov Banten dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan serikat pekerja, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi untuk menciptakan solusi terbaik bagi para buruh di wilayah tersebut.
(***)
Artikel Terkait
Mendagri Tito Karnavian: Banyak Tenaga Honorer Merupakan "Titipan" Pejabat dan Tim Sukses
Jelang Ramadan, Pj Gubernur Banten A Damenta Ajak Kepala Daerah Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan
Jumlah Pesangon Fantastis Shin Tae Yong Usai Dipecat dari Timnas Indonesia
Bupati Tatu Kukuhkan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Serang 2024-2029: Fokus pada Pemberdayaan dan Kemitraan Strategis
Pemprov Banten Komitmen Dukung Swasembada Pangan Nasional