Musala ini sebelumnya berada di tepi Sungai Cisadane, namun harus ditutup akibat proyek perluasan lahan di sekitar kanal.
“Kami bersyukur, sejak 2015 proses ruislag wakaf musala ini terus berjalan dan akhirnya selesai hari ini. Semoga lokasi baru ini membawa manfaat yang besar bagi warga,” kata Ahmad Sobirin.
Dengan beragam agenda positif seperti ini, malam Tahun Baru 2025 di Kota Tangerang tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat demi masa depan yang lebih baik.
(***)
Artikel Terkait
Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Terinovatif KIPP Banten 2024
Sekda Serang Ajak Wisatawan Nikmati Pesona Pantai Anyer-Cinangka Saat Liburan Tahun Baru
Nilai Penyelundupan ke Indonesia Capai Rp216 Triliun, Pemerintah Tingkatkan Upaya Penindakan
Mulai 2025, Guru Tidak Perlu Tambahan Jam Mengajar di Sekolah Lain: Begini Sistem Baru Pemenuhan 24 JP
Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Penjelasan tentang Kesejahteraan Guru ASN dan Non-ASN