Debat Publik Kedua Pilwakot, Pentingnya Konsep Dan Solusi Untuk Kota Tangerang

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 15 November 2024 | 14:37 WIB
Debat kedua calon walikota dan wakil walikota Tangerang
Debat kedua calon walikota dan wakil walikota Tangerang

Kota Tangerang, bidiktangsel.com - Publik Kota Tangerang disuguhkan dengan debat kedua calon walikota dan wakil walikota, yang diselenggarakan sebagai bagian dari pemilihan serentak tahun ini.

Acara yang berlangsung meriah dihadiri langsung oleh ketiga pasangan calon yang berkompetisi untuk memperebutkan dukungan warga Kota Tangerang, pada Selasa lalu, 12 November 2024.

Debat ini dibuka dengan salam dari moderator yang menyapa para hadirin serta pemirsa yang mengikuti acara melalui tayangan langsung di televisi.

Baca Juga: Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lebak 2024: Sajikan Gagasan Strategis untuk Pembangunan Daerah

Dengan topik utama "Penyelesaian Problematika Daerah dan Kebangsaan untuk Kemajuan Kota Tangerang," acara ini menghadirkan berbagai pandangan dan solusi dari setiap pasangan calon mengenai isu-isu yang dihadapi kota ini, mulai dari tantangan lingkungan hingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Setiap pasangan calon diberi waktu untuk memaparkan visi dan misi mereka, dengan penekanan pada gagasan dan program kerja yang dapat membawa perubahan signifikan bagi Kota Tangerang.

Pasangan nomor urut 1, Faldo Maldini dan Muhammad Fadlin Akbar, misalnya, menyoroti pentingnya teknologi untuk memperbaiki pelayanan publik, menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara efektif agar bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang di pinggiran kota.

Baca Juga: JNMI Bogor Desak Penutupan THM yang Diduga Langgar Peraturan

Pasangan nomor urut 2, Ahmad Amrullah dan Muhammad Boni Mufijar, menyoroti visi mereka untuk memajukan Tangerang melalui pendekatan pemerintahan yang kolaboratif dan inovatif. Mereka juga menyatakan komitmen mereka dalam meningkatkan akses layanan publik yang terjangkau dan berkualitas bagi seluruh warga kota.

Sedangkan pasangan nomor urut 3, Sahrudin dan Maryono, berfokus pada strategi kolaboratif untuk mengatasi masalah lingkungan seperti pengelolaan sampah dan optimalisasi TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle). Mereka menyatakan bahwa akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk mengaktifkan TPS 3R yang selama ini dianggap kurang efektif.

Debat semakin menarik ketika moderator membuka sesi pertanyaan dari panelis. Salah satu isu yang diangkat adalah terkait dampak lingkungan dan sosial dari Bandara Soekarno-Hatta, yang terletak di dekat Kota Tangerang.

Baca Juga: Janji Benyamin-Pilar untuk Memajukan Pendidikan dan Kesehatan di Tangerang Selatan

Para calon ditantang untuk memberikan solusi terhadap polusi dan kebisingan yang dirasakan oleh warga sekitar bandara, serta memanfaatkan CSR bandara untuk mendukung pembangunan di wilayah terdampak.

Pasangan calon nomor urut 3 menyoroti bahwa CSR (Corporate Social Responsibility) dari bandara sebaiknya lebih diarahkan untuk membantu warga di kawasan terdampak, termasuk pembangunan fasilitas umum dan kesehatan di wilayah tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X