Tangerang, bidiktangsel.com – Dalam upaya memperkuat implementasi Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) DRPPA pada Rabu (02/10/2024).
Langkah ini diambil untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan desa yang lebih responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak.
Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Prima Saraspuspa, Ketua Tim Pembina DRPPA TP PKK Kabupaten Tangerang Wiwin Hery Heryanto, serta para pengurus TP PKK dan perangkat daerah yang memiliki fokus pada pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Baca Juga: Pj Bupati Andi Ony Resmi Buka Food Festival UMKM Kabupaten Tangerang
Kepala DPPPA Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, menyampaikan bahwa tujuan utama dari rapat koordinasi ini adalah untuk memastikan setiap desa di Kabupaten Tangerang menjadi ruang yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan perempuan serta anak secara optimal. Ia menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor dalam pelaksanaan program ini.
"Program DRPPA bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya sinergi yang kuat, kami yakin desa-desa di Kabupaten Tangerang akan menjadi lebih ramah terhadap perempuan dan lebih peduli terhadap anak," ujar Asep.
Asep juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan di tingkat desa agar program DRPPA dapat berkelanjutan.
Baca Juga: Doktor Ninik Ketua Dewan Pers Nan Sok Kuasa Usir dan Gembok Kantor PWI (2)
Selain itu, DPPPA akan terus melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan program ini berjalan efektif dan tepat sasaran.
Melalui Rakor DRPPA ini, Asep berharap semua pihak terkait memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran masing-masing dalam mewujudkan desa yang ramah perempuan dan peduli anak.
Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal bagi perempuan dan anak, demi menciptakan masyarakat yang adil, setara, dan sejahtera.
"Kami berharap melalui Rakor ini, semua pihak dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan baik untuk keberhasilan program ini," tambah Asep.
Baca Juga: Polres Tangsel Ungkap Dua Kasus Penculikan dan Kekerasan Seksual Terhadap Anak
Dengan langkah ini, Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera bagi perempuan dan anak, sekaligus menginspirasi daerah lain untuk turut serta dalam program serupa. (***)
Artikel Terkait
Dinkes Kabupaten Tangerang Bentuk Tim Gerakan Ibu dan Bayi, Turunkan Angka Kematian
Ketua Umum PWI Pusat, Terima Penghargaan dari Kemenpora atas Dedikasi di Dunia Jurnalistik Olahraga
Hasil Rapat Dewan Komisioner OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Perlambatan Ekonomi Global
Doktor Ninik Ketua Dewan Pers Nan Sok Kuasa Usir dan Gembok Kantor PWI (1)
KALUNG Desak Pemkot Tangsel Tindak Dugaan Pencemaran oleh Industri Batching Plan