GIIAS 2024 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Banten dan Nasional

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 18 Juli 2024 | 21:54 WIB
Pembukaan GIIAS 2024 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia.
Pembukaan GIIAS 2024 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga: Sugiri Sancoko, Mantan Wartawan yang Kini Bupati Ponorogo, Siap Gelar Pelatihan Jurnalisme Berkualitas Bersama Promedia

Wapres juga menyoroti pentingnya transformasi ekonomi melalui peningkatan produktivitas dan daya saing untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

"Saya yakin industri otomotif nasional dapat mengambil peran besar dalam mendukung upaya ini, mengingat potensi besar yang kita miliki. Kemandirian industri otomotif nasional perlu terus dibangun dengan mengembangkan sistem industri otomotif, mulai dari produksi bahan baku hingga industri perakitan dan pendukungnya," jelasnya.

Selain itu, Wapres menekankan perlunya adaptasi industri otomotif terhadap peningkatan kesadaran lingkungan melalui pengembangan teknologi otomotif ramah lingkungan, seperti kendaraan listrik.

Wapres berharap GIIAS menjadi ajang penguatan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat industri otomotif agar berdaya saing tinggi.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Rampungkan Bedah Rumah di Ciputat Timur: 65 Unit Rumah Kini Layak Huni

"Saya berharap penyelenggaraan ini dapat turut memacu kemandirian industri otomotif nasional dan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional," pungkasnya.

Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi, menyampaikan bahwa pameran GIIAS tidak dapat dipisahkan dari perkembangan industri otomotif.

Dukungan dan kebijakan pemerintah Indonesia sangat berperan dalam potensi pasar otomotif untuk terus berkembang dan menjadi inkubator bisnis bagi berbagai merek global kendaraan bermotor untuk berinvestasi.

Baca Juga: Program Bedah Rumah Tangsel: Solusi Bagi Warga dengan Rumah Rusak Berat

"Dengan dukungan serta kebijakan pemerintah Indonesia, pasar otomotif masih sangat potensial untuk terus berkembang menjadi inkubator bisnis bagi berbagai merk global kendaraan bermotor untuk berinvestasi. Sehingga mampu mendorong pembangunan produksi dan infrastruktur di tanah air," tuturnya.

Berdasarkan data GAIKINDO tahun 2023, Indonesia mencatat penjualan lebih dari 1 juta unit kendaraan, angka tertinggi di ASEAN.

Hal ini menjadi potensi positif untuk membangun basis produksi yang memenuhi kebutuhan domestik dan mendorong kegiatan ekspor kendaraan bermotor.

Baca Juga: Pj Gubernur Banten: KKM Penting untuk Terapkan Ilmu di Masyarakat dan Percepat Pembangunan Desa

"Pada tahun 2023, produksi kendaraan bermotor di Indonesia mencapai 570.000 unit yang diekspor ke lebih dari 90 negara," tambah Yohannes Nangoi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Pemprov Banten

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X