GIIAS 2024 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Banten dan Nasional

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Kamis, 18 Juli 2024 | 21:54 WIB
Pembukaan GIIAS 2024 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia.
Pembukaan GIIAS 2024 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia.

Tangerang, bidiktangsel.com - Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, menyatakan bahwa penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 berperan penting dalam mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi, baik di Provinsi Banten maupun secara nasional.

Pameran ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal, terutama pada sektor UMKM dan perhotelan di sekitar lokasi pameran.

Baca Juga: Pj Gubernur Banten Dorong Pembahasan Segera Dua Raperda Urgen!

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan berskala internasional yang diinisiasi oleh GAIKINDO terkait pameran industri otomotif yang diadakan di Provinsi Banten," ujar Al Muktabar setelah menghadiri pembukaan GIIAS 2024 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma'ruf Amin, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, pada Kamis (18/7/2024).

Al Muktabar menambahkan, "Kegiatan ini juga berdampak pada ekonomi sekitar, ada UMKM yang berkembang dan tentunya meningkatkan kunjungan hotel."

Al Muktabar berharap bahwa dengan meningkatnya aktivitas industri otomotif, daya beli masyarakat akan ikut tumbuh. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada pendapatan daerah yang bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Baca Juga: Upaya Pengendalian Banjir Tangsel: Penambahan Kapasitas Sungai dan Pembangunan Tandon

"Kendaraan bermotor adalah sumber pendapatan penting yang berkontribusi besar terhadap pendapatan daerah, terutama dari PKB dan BBNKB. Pameran ini diharapkan akan mendorong peningkatan penjualan kendaraan baru yang beroperasi di Provinsi Banten," jelasnya.

Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, dalam sambutannya, mengatakan bahwa industri otomotif global mulai pulih setelah pandemi Covid-19 dan di tengah ketidakpastian global, industri ini mampu tumbuh hampir 10 persen pada tahun 2023.

Ini merupakan potensi yang harus dimanfaatkan untuk mendorong Indonesia masuk dalam 10 besar produsen kendaraan bermotor dunia.

Baca Juga: Nikmati Kelezatan Coto Makassar di Resto Mega Cibinong Bogor

"Di tingkat domestik, industri alat angkutan memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional, dengan tingkat pertumbuhan mencapai lebih dari 7 persen dan kinerja ekspor tumbuh hampir 6 persen pada tahun 2023," ungkapnya.

Wapres menekankan bahwa industri otomotif menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan industri nasional, dengan jumlah investasi yang besar dan penyerapan tenaga kerja mencapai 1,5 juta orang dalam rantai pasok industri ini.

"Oleh karena itu, kapasitas industri otomotif nasional harus ditingkatkan, agar tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan domestik tetapi juga pasar global," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Pemprov Banten

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X