Hal ini menunjukkan bahwa latar belakang pekerjaan mempengaruhi preferensi politik masyarakat.
Lembaga Survey Index Politica juga memaparkan Persoalan politik uang menjadi sorotan dalam survei ini. Sebanyak 55,24% responden menyatakan setuju dengan praktik politik uang.
"Dari mereka yang setuju, 24% berharap mendapatkan uang sebesar 200.000 rupiah, sedangkan 23% mengharapkan antara 50.000 hingga 100.000 rupiah," ungkapnya.
Faktor utama yang mendorong partisipasi dalam Pilkada adalah ajakan dari teman atau keluarga (42,60%), serta harapan akan uang atau hadiah (16,85%).
Baca Juga: Lima Desa di Kabupaten Tangerang Maju ke Tahap Verifikasi Lapangan Lomba Desa 2024
Ini menunjukkan bahwa motivasi partisipasi masyarakat sangat dipengaruhi oleh faktor sosial dan material.
Survei Index Politica mengungkapkan bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang memiliki afiliasi politik yang jelas, dengan Partai Golkar sebagai yang terdepan.
Popularitas tokoh politik tertentu juga menunjukkan potensi besar dalam Pemilu mendatang.
Namun, isu politik uang masih menjadi tantangan yang harus dihadapi untuk meningkatkan integritas proses demokrasi.
Hasil Survei Index Politica ini memberikan gambaran yang jelas mengenai preferensi politik dan motivasi partisipasi masyarakat Kabupaten Tangerang, yang dapat digunakan sebagai bahan analisis dan strategi bagi partai politik serta calon yang akan bertarung dalam Pemilu mendatang. (*)
Artikel Terkait
Kabupaten Tangerang Jalin Kerjasama dengan Pemerintah Boxing County RRC di Berbagai Bidang
Kabupaten Tangerang Gelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas
PHBS Jadi Kunci Penuntasan Stunting di Kabupaten Tangerang: Kader Posyandu Garda Terdepan
Satpol PP Jaga 6 Gereja di Kabupaten Tangerang: Peringatan Kenaikan Yesus Kristus Aman dan Nyaman
Dishub Kabupaten Tangerang Gelar Operasi Penertiban Angkutan Barang di Jalan JLS Kutruk