Kota Serang, bidiktangsel.com - Pemerintah Kota Serang (Pemkot Serang) terus berupaya mengendalikan inflasi di wilayahnya.
Pasalnya, pada April 2024, inflasi di Kota Serang tercatat mencapai 3,5%, naik dari 3,2% di bulan Maret.
Menurut Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat, kenaikan inflasi ini dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kenaikan harga bawang merah dan cabai merah.
"Tadi apa yang disampaikan bapak menteri di sana bahwa sekarang yang naik tinggi bawang merah dan cabai merah," jelas Yedi.
Untuk mengatasi hal ini, Pemkot Serang akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar untuk mengecek harga bahan pokok secara langsung.
"Harga sembako naik, langsung kita cek ke lapangan kenaikan harga 9 bahan pokok, bersama Asda II dan TPID, baik dari ketersediaan komoditas maupun penyebab kenaikannya," ujar Yedi.
Sementara itu, Asda II Kota Serang Yudi Suryadi menambahkan bahwa meskipun stok bahan pokok di Kota Serang aman, harga masih tinggi karena pasokan yang tersendat.
Baca Juga: Penguatan Etika Budaya Politik Jelang Pilkada 2024 di Kabupaten Tangerang
"Misalnya bawang merah kan sentra pertaniannya itu ada di Brebes, mungkin dia lagi hujan atau apa kan kita nggak tau kondisi cuaca di sana," jelas Yudi.
Yudi juga menjelaskan bahwa Pemkot Serang akan mendorong pengembangan produk lokal bawang merah untuk mengurangi ketergantungan dari daerah lain.
"Mudah-mudahan rencana mulai dengan penanaman katanya nanti ada Banprov untuk beberapa kecamatan, nanti kita akan keliling," tuturnya. (***)
Artikel Terkait
Pj Gubernur Banten Yakinkan Bank Banten Sehat dan Siap Dukung Pembangunan Daerah, Ajak Pemda Tempatkan RKUD
Pemkot Tangsel Tertibkan Kabel Semrawut Lewat Perwal No 47 2019, 5 Ruas Jalan Jadi Sasaran Penertiban Awal
Guru PGRI dan PGMI Pagedangan Diajak Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pekan Olahraga Buruh Semarakkan May Day di Kabupaten Tangerang
Pemkab Tangerang Dukung Penuh Kemajuan UMKM, Komamintang Jadi Bukti Nyata