Kabupaten Serang, bidiktangsel.com - Sebanyak lima Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, telah menyatakan kesiapannya untuk menjalani audit pengelolaan keuangannya oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Tri Bowo Yulianti, atas inisiatif Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PTT) Republik Indonesia.
Ini merupakan langkah pertama di Indonesia di mana BUMDesma di Kabupaten Serang akan diaudit secara independen oleh KAP.
Baca Juga: Pj Gubernur Al Muktabar Hadiri Malam Puncak Final Puteri Indonesia 2024
Ivanocich Agusta, Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa Kemendes PTT, menyatakan bahwa proses audit BUMDesma ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia, yang kemudian akan diikuti oleh BUMDes di Provinsi Jawa Timur.
"Ini merupakan langkah inovatif di Indonesia dimulai dari Kabupaten Serang, di mana lima BUMDesma telah menyisihkan keuntungannya untuk diaudit oleh Kantor Akuntan Publik," ujar Ivanocich Agusta.
Kickoff Meeting Audit BUMDesma LKD Kabupaten Serang Tahun 2024 telah dibuka oleh Ivanocich Agusta pada Jumat, 8 Maret 2024, di Aula KH. Syam’un Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang.
Acara tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Serang Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Sugi Hardono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Haryadi, Tim KAP, dan para Direktur BUMDesma.
Baca Juga: Pengelolaan Sampah Butuh Kepedulian Bersama
Menurut Ivanocich, adanya audit eksternal terhadap laporan keuangan BUMDesma akan meningkatkan kepercayaan terhadap mereka, baik oleh lembaga keuangan maupun pihak swasta.
"Setelah hasil audit keluar, Kemendes PTT akan merumuskan kebijakan yang sesuai dan memperluas peluang, terutama bagi BUMDes yang telah diaudit," ungkapnya.
Ivanocich juga menjelaskan bahwa BUMDesma di Kabupaten Serang menjadi yang pertama di audit di Indonesia karena mereka telah mempersiapkan diri dengan baik.
Meskipun audit serupa akan dilakukan di Provinsi Jawa Timur, namun situasinya berbeda karena lima BUMDesma di Kabupaten Serang berada di satu wilayah.
Baca Juga: Akhir Maret 2024, Provinsi Banten Masuki Panen Raya
Staf Ahli Bupati Serang Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Sugi Hardono, menyatakan bahwa dari 26 BUMDesma di Kabupaten Serang, lima di antaranya telah siap untuk diaudit oleh KAP.
Artikel Terkait
Festival Film Wartawan Indonesia 2024: Apresiasi Sinema Tanah Air dengan Fokus Genre
Tol Serang-Panimbang: Gerbang Menuju Era Baru Investasi di Pandeglang
Pandeglang Luncurkan SPPT PBB-P2 2024: Dorong PAD dan Percepat Pembangunan
Perkuat Sinergi, Pandeglang Gelar Rakor TPPS Percepat Penurunan Stunting
Ribuan PPPK di Tangerang Terima SK Kenaikan Gaji Berkala