Kota Serang, bidiktangsel.com - Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, telah menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk Tahun Anggaran (TA) 2024 kepada Pimpinan Instansi Vertikal dan Kepala Daerah di Provinsi Banten. Acara penyerahan dilangsungkan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, pada hari Senin (11/12/2023).
Pada tahun 2024, dana yang dialokasikan dari APBN untuk Provinsi Banten mencapai Rp28,40 triliun, meningkat 9,92 persen dibandingkan dengan APBN tahun 2023.
Dana tersebut terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat untuk Instansi Vertikal sejumlah Rp10,67 triliun, dan Belanja Transfer ke Daerah (TKD) untuk 9 Pemerintah Daerah sebesar Rp17,73 triliun.
Baca Juga: Diskominfo Kota Serang Gelar Rakor Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik
Al Muktabar menjelaskan bahwa sesuai arahan dari Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, setelah penyerahan DIPA dan TKD ini, semua Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah diminta untuk segera melakukan percepatan belanja dengan mengutamakan produk lokal atau dalam negeri melalui e-katalog lokal di masing-masing daerah, serta meningkatkan promosi wisata di dalam negeri.
"Ikut termasuk dalam belanja jasa. Prinsip-prinsip ini menjadi hal yang penting dalam memaksimalkan belanja DIPA dan TKD," ungkapnya.
Selain itu, Al Muktabar juga memaparkan kondisi ekonomi makro Provinsi Banten yang saat ini dalam keadaan baik, termasuk fiskal yang kuat di Indonesia.
"Bagi saya, ini adalah hal yang mengharukan. Ketika Provinsi Banten berpisah dari Jabar, kondisi fiskalnya hanya sekitar Rp380 miliar yang merupakan alokasi dari Provinsi Jabar. Itu jumlah yang sangat kecil," katanya.
Baca Juga: Pemkot Serang dan Pemprov Banten Bersinergi Kembangkan Taman Kota
Namun sekarang, kemampuan fiskal Provinsi Banten, jika digabungkan dengan seluruh Kabupaten dan Kota, hampir mencapai angka Rp40 triliun. Ini terus diperjuangkan untuk mempercepat pencapaian kesejahteraan masyarakat, yang merupakan tujuan para pendiri Provinsi Banten.
"Pemisahan Banten dari Jabar pada saat itu bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi kesejahteraan mereka," tambahnya.
Plt Kepala Ditjen Perbendaharaan Kantor Wilayah (Kanwil) Provinsi Banten, Muhammad Dodi Fakhruddin, menyatakan bahwa sampai dengan triwulan III tahun 2023, kinerja ekonomi Banten tetap terjaga baik sebesar 4,97 persen secara YoY, dan tingkat inflasi di Serang, Tangerang, dan Cilegon tercatat rendah dan stabil sebesar 2,35 persen, jauh di bawah Inflasi Nasional yang mencapai 2,56 persen.
Baca Juga: Wali Kota Tangsel Minta Dishub Patroli dan Tindak Truk Besar yang Lewat di Luar Jam Operasional
"Data ini menunjukkan kondisi fiskal Provinsi Banten yang kuat di tengah tantangan dan stabilitas daerah yang dihadapi," ujarnya.
Artikel Terkait
Kehadiran Lapangan Futsal Tingkatkan Aktivitas Olahraga Remaja Kota Tangerang
Kegiatan Pengabdian Mahasiswi Kepada Masyarakat Tahun 2023
Kesbangpol Kabupaten Tangerang Gelar FGD, Ajak Semua Pihak Hindari Praktik Politik Merusak
Puncak pemilihan perempuan inspiratif, Ini Pemenangnya
Publik Apresiasi Pelayanan Kesehatan Kota Tangerang