Kota Tangerang, bidiktangsel.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya mengatasi masalah pengangguran dengan berbagai program, salah satunya adalah Virtual Job Fair.
Program ini telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat di Kota Tangerang, terbukti dengan menurunnya tingkat pengangguran terbuka di Kota Tangerang dari 8,62% pada tahun 2013 menjadi 7,16% pada tahun 2022.
Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, menyampaikan bahwa Pemkot Tangerang terus berupaya mengatasi masalah pengangguran dengan berbagai program, sebab, tingginya angka pengangguran akan berdampak buruk pada ekonomi masyarakat di Kota Tangerang, mulai dari meningkatnya angka kemiskinan, rendahnya pendidikan, hingga terjadinya kenakalan remaja.
Baca Juga: Benyamin Ingatkan Netralitas ASN dan Masyarakat Sambut Pemilu
“Kami menghadirkan program Virtual Job Fair, sebagai upaya untuk membantu masyarakat Kota Tangerang dalam mencari pekerjaan. Sudah ribuan pencari kerja memanfaatkan program ini untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan dan minat yang mereka miliki,” ucap Arief.
Selain Virtual Job Fair, Pemkot Tangerang juga menyediakan program pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) yang dapat diakses melalui aplikasi Tangerang Live fitur Cakap Kerja. Sebanyak 2.523 peserta dari 131 angkatan telah mendapatkan pelatihan yang berkualitas.
“Program ini juga telah dan terus menjadi andalan dalam mengatasi persoalan pengangguran di Kota Tangerang. Selain itu, langkah ini untuk mempersiapkan diri mereka dalam dunia kerja yang akan dihadapi,” terangnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga telah meluncurkan Mobil Pelatihan Praktek Kerja (Si Praja), program ini berkerja sama dengan pihak professional di berbagai bidang.
Baca Juga: Pekan Dekra Tangsel 'Asmaranala' Semarakkan HUT ke 15 Tangsel
Tujuannya untuk memberikan wawasan dan keterampilan yang diperlukan untuk memulai sebuah usaha miliki sendiri.
“Contohnya, di kota kita, ada masyarakat yang merupakan alumni SMK Multimedia, berawal dari mendaftar melalui job fair yang menggunakan aplikasi Tangerang Live dan mengikuti fitur pelatihan Tune Up Sepeda motor konvensional. Sekarang sudah punya bengkel motor sendiri, yang ada di Poris Kecamatan Batuceper. Semua itu, berkat ketekunan dalam mengikuti pelatihan di BLK,” ungkap Arief.
Wali kota, mengatakan, akan terus mengembangkan program-program berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat yang lebih produktif dan mandiri, untuk mewujudkan masyarakat Kota Tangerang yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Semua upaya ini, sebagai komitmen Pemkot untuk mengatasi masalah pengangguran di Kota Tangerang, serta turut berkontribusi dalam penanggulangan pengangguran yang lebih luas di Indonesia,” pungkasnya.
Baca Juga: Badan Kesatuan dan Politik Kabupaten Tangerang Sosialisasikan Pemilu 2024 Melalui Rakor Forkopimda
Artikel Terkait
Benyamin Davnie Pastikan 6.500 PJU Tangsel Terang Terpasang
Sembilan Anggota DPRD Tangerang Selatan Jadi Milyader, Pengamat: Santai aja, justru kalau diperiksa KPK Harusnya Senang
Jokowi Segera Terbitkan Keppres Pemberhentian Sementara Firli Bahuri
ALiansi Mahasiswa Pamulang Bersatu Demo Di Gedung Pemkot Tangsel, Kecolongan Pengamanan
Kepala Desa di Kabupaten Tangerang Diimbau Netral di Pemilu 2024