Pamulang, bidiktangsel.com - Bank Sampah Puri Pamulang 25 di Tangerang Selatan, Banten, telah mengembangkan sistem informasi berbasis web untuk mengelola data dan transaksi sampah plastik.
Sistem ini disebut Sistem Informasi Keuangan Bank Sampah (SIKEBAS) Pamulang 25.
SIKEBAS Pamulang 25 dikembangkan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Tangerang melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Sistem ini dirancang untuk mengatasi tantangan pencatatan manual yang selama ini dihadapi oleh pengurus bank sampah.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Terus Lakukan Upaya Pemberdayaan Sosial dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Proses pencatatan manual yang melibatkan penulisan tangan dan dituliskan di buku fisik tidak hanya memakan waktu, tetapi juga memunculkan sejumlah kendala.
Kesalahan pencatatan, data yang tidak akurat, dan kesulitan dalam perhitungan karena dilakukan manual hanya mengandalkan kalkulator saja merupakan beberapa masalah utama yang muncul.
SIKEBAS Pamulang 25 memiliki berbagai fitur yang dapat membantu pengurus bank sampah dalam mengelola data dan transaksi sampah plastik secara lebih efisien dan akurat.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Terus Sempurnakan Pengembangan SIG untuk Menunjang Kebijakan
Fitur-fitur tersebut antara lain:
- Manajemen data sampah: Sistem ini dapat mengelola data sampah, mulai dari data jenis sampah, data kategori sampah, data nasabah, data pengurus, dan data pelapak.
- Manajemen transaksi: Sistem ini dapat mengelola transaksi seperti setoran sampah nasabah, tabungan nasabah, dan transaksi penjualan sampah.
- Pembuatan laporan: Sistem ini dapat menghasilkan laporan keuangan secara otomatis, mempermudah pengurus bank sampah dalam menyusun laporan rutin yang harus diserakan kepada DLHK, mapun pelapak.
Pengembangan SIKEBAS Pamulang 25 telah disambut baik oleh pengurus bank sampah. Maghfiroh, Ketua Pengurus Bank Sampah Puri Pamulang 25, mengatakan bahwa sistem ini dapat membantu meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data sampah plastik.
Baca Juga: Ratusan Influencer dan Pekerja Kreatif Siap Menangkan Prabowo Gibran
"Sebelum ada SIKEBAS Pamulang 25, kami kesulitan dalam mengelola data sampah plastik. Proses pencatatan manual yang kami lakukan sering kali tidak akurat dan memakan waktu. Dengan adanya SIKEBAS Pamulang 25, kami dapat mengelola data sampah plastik secara lebih efisien dan akurat," ujar Maghfiroh.
Sosialisasi dan pendampingan penggunaan SIKEBAS Pamulang 25 telah digelar pada Sabtu, 11 November 2023.
Artikel Terkait
Sekda Kabupaten Tangerang: Jangan Ada Anak Putus Sekolah
Satpol PP Layangkan Surat Teguran Pertama kepada Pedagang Pasar Kutabumi
Nitrackers 2023 Sukses Hibur Ribuan Penonton
KPU Tetapkan Tiga Pasangan Capres-Cawapres untuk Pilpres 2024
Penurunan Permukaan Tanah Jakarta Mengancam Kualitas Air