Kota Serang, bidiktangsel.com - Pemerintah Kota Serang dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Banten melakukan audiensi pada Selasa (7/11/23) untuk membahas rencana pengembangan Pasar Lama menjadi pusat kuliner halal.
Dalam audiensi tersebut, Ketua KDEKS Siti Ma'rifah Ma'ruf Amin menyampaikan bahwa Kota Serang memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat kuliner halal di Indonesia.
"Pasar Lama memiliki berbagai macam kuliner khas Kota Serang yang bisa menjadi daya tarik wisatawan," kata Siti.
Namun, Siti juga mengakui bahwa Pasar Lama saat ini masih belum memiliki sertifikat halal. Oleh karena itu, KDEKS ingin bekerja sama dengan Pemkot Serang untuk mengembangkan Pasar Lama menjadi pusat kuliner halal yang terstandarisasi.
"Kami berharap dengan adanya kerja sama ini, Pasar Lama dapat menjadi ikon baru Kota Serang yang menarik wisatawan dari berbagai daerah," ujar Siti.
Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Serang, Dadang Rahmat, menyambut baik rencana pengembangan Pasar Lama menjadi pusat kuliner halal.
Baca Juga: Tim Kampanye Nasional Prabowo Gibran Resmi Diumumkan dengan 270 Anggota
"Kami siap berkolaborasi dengan KDEKS untuk mewujudkan rencana ini," kata Dadang.
Dadang menambahkan, Pemkot Serang akan melakukan berbagai upaya untuk mendukung pengembangan Pasar Lama menjadi pusat kuliner halal.
Salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan kepada para pedagang untuk memenuhi standar halal.
"Kami juga akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan bahwa semua kuliner yang dijual di Pasar Lama telah memiliki sertifikat halal," kata Dadang.
Rencana pengembangan Pasar Lama menjadi pusat kuliner halal ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian Kota Serang dan meningkatkan daya tarik Kota Serang sebagai destinasi wisata. (***)
Artikel Terkait
TP PKK Kota Tangerang Ikuti Lomba e Dasawisma Penurunan Stunting
Dua Penghargaan Diraih Pemkot Tangerang Dalam Ajang Bhumandala Awards 2023
Walikota Serang Resmikan Jalan Utama Puri Anggrek
Presiden Jokowi Kritik Politik Indonesia yang Terlalu Dramatis dalam Acara Ulang Tahun Golkar
Jelang Putusan Etik, Diskusi Pelanggaran Kode Etik di Mahkamah Konstitusi