Lestarikan Budaya Sunda, Paguyuban Sumedang Larang Banten Tampilkan Degung Cilik

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Sabtu, 28 Oktober 2023 | 15:35 WIB
Sanggar Seni Sunda
Sanggar Seni Sunda

Kota Serang, bidiktsngsel.com - Paguyuban Sumedang Larang (PSL) Banten menampilkan seni tradisi Sunda Degung yang dibawakan anak-anak usia sekolah dasar pada acara Rabegan program Paguyuban Pasundan Wilayah Provinsi Banten, di Halaman Gedung Juang 1945 samping Alun-alun Kota Serang, Jumat (27/10/2023).

Degung Cilik PSL Banten merupakan binaan Sanggar Seni Sunda Purbasari PSL Banten yang terletak di Kecamatan Curug Kota Serang. Dalam kesempatan tersebut Degung Cilik membawakan lagu Sumedang Kota Kamelang, Serang Kota Sajarah Ciptaan Saudi Sasmita, Alam Banten Anu Kuring Ciptaan Rian Permana serta lagu degung populer lainnya.

Baca Juga: Diskominfo Tangsel Gelar Seminar Penyelenggaraan Statistik Sektoral untuk Peningkatan Kualitas Data

Ketua PSL Banten, Dudung Permana mengatakan, pihaknya terus berupaya menanamkan seni dan budaya Sunda kepada generasi milenial. Tujuannya untuk melestarikan Seni Budaya Sunda.

"Generasi milenial Sunda adalah pewaris utama Seni Budaya Sunda," kata Dudung.

Dudung juga mengajak seluruh masyarakat untuk mencintai budaya lokal dan berusaha menanamkannya kepada generasi milenial.

"Mari kita bersama-sama melestarikan Seni Budaya Sunda," katanya.

Sementara itu Pimpinan Sanggar Seni Budaya Saudi Sasmita merasa bangga atas tampilnya anak-anak dalam membawakan Seni Budaya Sunda. Saudi yang juga merupakan Seniman Sunda di Kota Serang berharap, para orang tua untuk terus berusaha menanamkan cinta terhadap seni budaya masing-masing, khususnya Sunda.

Baca Juga: BKPSDM Kabupaten Tangerang Gelar Pelatihan ACLS untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Dosen Prodi Seni Pertunjukkan Untirta Rian Permana mengatakan, untuk anak-anak milenial harus diperkenalkan seni budaya karuhun (leluhur) sejak dini.

"Peran orang tua sangat lekat untuk bisa menanamkan cinta seni dan budaya karuhun tersebut," katanya.

Ketua Wilayah Paguyuban Pasundan Banten, Nana Supiana mengatakan Rabegan itu kependekan dari Ruang Budaya Gedung Juang Bersama Paguyuban Pasundan Banten, dilaksanakan secara rutin dimana saat ini baru bisa kita laksanakan satu bulan satu kali.

"Kedepan dengan meningkatnya dukungan dari berbagai pihak, Rabegan dapat dilaksanakan dua minggu bahkan jika perlu kita gelar satu minggu satu kali," katanya.

Baca Juga: Pj Bupati Tangerang Lantik Pengurus DKM Masjid Agung Al Amjad

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Pemprov Banten

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X