Wakil Bupati Serang Ajak Masyarakat Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi Baru Lahir

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Selasa, 7 Februari 2023 | 15:09 WIB
Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa menekankan bahwa dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi
Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa menekankan bahwa dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi

”Kita belum berhasil karena masih ada pemahaman bicara pembangunan kesehatan itu tugas Dinkes itu yang keliru. Kalau Dinkes itu bicara menangani orang sakit, penanganan kesehatan itu ada empat preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif. Yang ada sekarang itu kuratif pelayanan kesehatan orang sakit diobati,” ucapnya.

Menurut Pandji yang paling utama harusnya preventif jangan sampai timbul kasus penyakit atau pencegahan. Oleh karena itu saat ini sudah balance atau seimbang antara anggaran pencegahan dengan kuratif.

”Dulu kuratif aja (fokus anggarannya), sekarang ada pembangunan rutilahu. Itu adalah bagian membangun kesehatan. Bagaimana membangun rumah layak huni dan memenuhi standar kesehatan, perbaikan sanitasi dan lingkungan, menyediakan air bersih, manajamen air kotor itu bagian membangun kesehatan. Itu bukan bagian Dinkes tapi dinas perkim, PU terlibat disitu,” ucapnya.

Berdasarkan data dinas kesehatan, angka kematian ibu pada tahun 2020 ada 64 kasus. Ibu tersebut meninggal saat melahirkan, atau sebulan setelah melahirkan. Tahun 2021 ada 77 kasus, 2022 ada 52 kasus. Trennya fluktuasi, jika dihilangkan sulit namun paling tidak ditekan agar berada pada angka normal.

Kemudian untuk kematian bayi tahun 2020 ada 260 bayi, baik meninggal saat dilahirkan atau seminggu bahkan sebulan setelah dilahirkan. Tahun 2021 menurun menjadi 209 kasus, 2022 turun kembali menjadi 202 kasus.(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Humas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X