Penyuluhan Obat Cacing Di Televisi, Apakah Untuk Promosi Semata?

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Jumat, 18 November 2022 | 11:02 WIB

Ada beberapa faktor risiko cacingan, seperti: tinggal di lingkungan dengan sanitasi yang rendah, tidak menjaga kebersihan diri dengan baik, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya penderita HIV/AIDS.

Melihat kerusakan yang dapat ditimbulkan oleh infeksi cacingan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan agar setiap anak minum obat cacing dua kali setahun atau setiap 6 bulan sekali. Tentu saja hal ini tidak dimaksudkan untuk mengobati, tetapi sebagai tindakan pencegahan.

Mahasiswa ini juga melakukan penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran para orangtua yang harus menjaga kesehatan anaknya dari gangguan infeksi cacingan bahwa obat cacing yang ada pada iklan di televisi bukan sekedar promosi saja, melainkan mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi sang buah hati.

Oleh karena itu, anjuran minum obat cacing secara teratur dapat menjadi tindakan preventif untuk membunuh cacing dewasa sebelum berkembang biak di usus manusia. Masyarakat yang tinggal di daerah kumuh dan memiliki pola hidup yang tidak sehat dianjurkan untuk minum obat cacing setiap 6 bulan sekali.

Namun, jika gaya hidup dirasa sudah bersih, anjuran minum obat cacing bisa diperpanjang menjadi setahun sekali.

Pemberian obat cacing secara teratur telah terbukti efektif dalam mencegah infeksi cacingan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pemberian obat cacing pada sekelompok anak yang beresiko terkena cacingan dapat meningkatkan berat badan, meningkatkan kemampuan belajar, membantu konsentrasi, dan mencegah cacingan.

Selain mengonsumsi obat cacing, hal penting lainnya untuk mencegah infeksi cacingan adalah dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan tempat tinggal. Mengajari anak cara mencuci tangan dengan benar dan selalu mencuci tangan sebelum dan setelah bermain agar terhindar dari cacingan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X