Meningkatkan Nilai Jual Produk Perikanan Melalui Startup Perikanan

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Selasa, 31 Mei 2022 | 21:47 WIB

Dilansir dari laman webnya, eFishery terus berkembang dengan inovasi berupa alat pemberian pakan secara otomatis. Selain itu, kehadiran aplikasi baru 'eFisheryKu', berguna untuk mendampingi pembudidaya ikan dari awal hingga akhir proses budidaya. eFishery akan terus bertumbuh dan berusaha untuk menawarkan solusi untuk cakupan yang lebih besar lagi.

2. Aruna

Aruna adalah startup yang fokus dalam pengembangan platform industri perikanan dan kelautan. Startup ini berawal dari kepedulian untuk menyelesaikan masalah nelayan di Indonesia dengan tujuan untuk mengoptimalisasi sumberdaya maritim secara keberlanjutan. Target utama dari Aruna sendiri tidak hanya untuk memajukan ekonomi warga pesisir, namun juga untuk menyediakan bahan hidangan laut yang berkualitas dan jelas asal usulnya.

Aruna memanfaatkan teknologi dengan menggunakan internet, dan aplikasi seluler, dengan pendekatan data yang lebih baik untuk membantu perdagangan perikanan lebih efisien. Cara ini memperpendek supply chain karena transaksi terjadi secara langsung antara produsen    (nelayan    dan    pembudidaya ikan)     dengan     pelanggan melalui platform Aruna. Hingga saat ini sudah lebih dari 15.000 nelayan yang tergabung dengan Aruna dan tersebar dari Sabang hingga Merauke dan telah mengekspor beberapa komoditi laut ke 7 negara.

3. Jala Tech

Jala Tech adalah startup di bidang Aquaculture Shrimp Farming yang berfokus dalam membantu pembudidaya ulang dengan teknologi yang bisa membantu memprediksi pertumbuhan udang, memantau kualitas air, hingga estimasi hasil budidaya. Para pembudidaya juga bisa terbantu dengan mudahnya akses dalam melihat harga udang terbaru.

Salah   satu   masalah   yang   ingin   dituntaskan   oleh   Jala   Tech   adalah   susahnya  proses monitoring karena habitat udang yang berada di dasar tambak.  Dengan  menggunakan data - driven farming, para petambak bisa meningkatkan keberhasilan serta memperbaiki ekosistem budidaya udang.

Hadirnya teknologi tersebut bisa membuat para petambak dapat lebih terbiasa dengan teknologi. Software tersebut bisa diakses melalui mobile app dan web app yang dapat dibuka oleh siapa saja dan kapan saja. Melalui informasi temperatur, kualitas pH air, dan kondisi kesehatan udang, diharapkan dapat mempermudah para petambak dalam proses monitoring.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X