Tradisi Samenan, Kenaikan MDTA Tarbiyyatul Falah Al-fahruroziyyah Kabupaten Bogor

photo author
Redaksi, Bidik Tangsel
- Minggu, 20 Maret 2022 | 16:06 WIB

Pantauan awak media saat berada di lokasi, Acara samenan dimulai dengan pawai arak arakan, lalu disambut oleh pementasan seni tradisi Sunda (parebut seeng) kemudian dilanjutkan dengan acara rutinitas tahunan.

Perlu diketahui bersama, masih kata Manhalul Irfan, secara khusus kepada seluruh wali santri, bahwa kurikulum yang diajarkan merupakan kurikulum gabungan dari kurikulum kemenag dan kurikulum salafi (ciri khas madrasah) dan Alhamdulillah keduanya dapat berjalan dengan maksimal.

"Saat ini jumlah total para santri mencapai 430 santri dan jumlah lulusan kelas 6 berjumlah 43 santri, Alhamdulillah telah dinyatakan naik kelas dan lulus seratus persen," Ujarnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan amanatnya secara khusus, kami atas nama guru-guru madrasah memberikan amanat khusunya kepada para santri lulusan, tetaplah berakhlak yang baik, agar kelak kalian selalu di berkah kan dalam segala hal.

Bagi santri yang masih aktif belajar. Sambung nya, lebih semangat lagi dalam belajarnya, karena nanti kita tidak pernah tahu akan ada apa kedepannya, di dunia ini kalau tidak didasari dengan pemahaman ilmu agama sedini mungkin.

"Akhir kata, kami atas nama guru-guru madrasah memohon maaf yang seluas luasnya secara khusus kepada semua wali santri, karena masih banyak kekurangan dan kealpaan dalam belajar bersama putera puteri bapak ibu sekalian, serta terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan. Semoga jalinan silaturahmi ini tetap terjaga, walaupun putra puteri bapak/ibu sudah tidak lagi aktif belajar di sini," Pungkasnya. (Red)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X